Data Riset

Research is a process of systematic inquiry that entails collection of data; documentation of critical information; and analysis and interpretation of that data/information, in accordance with suitable methodologies set by specific professional fields and academic disciplines.

Analisis kebutuhan teknologi dan inovasi dalam upaya penguatan usaha mikro di Sumatera Utara

Permasalahan yang dihadapi usaha mikro di Sumatera Utara secara umum terdiri dari dua faktor yaitu: faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah akses pasar dan kegiatan pemasaran, akses pemodalan perbankan, tata kelola dan manajemen, kualitas sumber daya manusia. Faktor eksternal adalah iklim usaha yang kurang kondisif, terbatasnya sarana dan prasarana, ekonomi biaya tinggi, adanya perdagangan bebas, terbatasnya akses informasi yang mengakibatkan rendahnya daya saing. Permasalahan ini terjadi disebabkan kurangnya dukungan teknologi dan inovasi dalam pengembangan usaha mikro selama ini. Penelitian ini tentang “Analisis Kebutuhan Inovasi dan Teknologi Untuk Penguatan Usaha Mikro di Sumatera Utara”, bertujuan untuk : 1) mengidentifikasi kebutuhan teknologi dan inovasi; 2) menganalisis kebutuhan teknologi dan inovasi yang paling tepat; dan 3) mendesain sebuah aplikasi teknologi dan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan dalam upaya penguatan usaha mikro di Sumatera Utara. Daerah yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah 10 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara. Pengambilan data menggunakan metode wawancara melalui penyebaran kuisioner dengan jumlah sampel sebanyak 200 orang, terdiri dari pelaku usaha, pemerintah daerah dan stakeholders terkait serta dianalisis menggunakan Neural Network dengan metode Backpropagation. Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa teknologi dan inovasi yang dibutuhkan terkait untuk penguatan usaha mikro di Sumatera Utara antara lain, berupa : adanya kemudahan dalam memperoleh bahan baku, kemasan berstandar SNI yang diinisiasi oleh pemerintah dan pemerintah daerah, sistem pemasaran yang menjamin terjualnya produk (berbasis on line), sistem pengurusan izin dan label halal yang mudah dan murah, serta adanya teknologi dan inovasi tepat guna; inovasi dan teknologi yang paling tepat dibutuhkan untuk penguatan usaha mikro di Sumatera Utara, yaitu : inovasi kemasan, inovasi pemasaran, inovasi metode dan teknologi pengolahan produk, inovasi dalam pengurusan izin (label halal), inovasi penyedian bahan baku, dan inovasi peningkatan kapasitas pekerja; serta desain aplikasi Sistem Penguatan Usaha Mikro (SIPURO) yang berisikan fiturfitur tentang pemasaran, promosi usaha, jenis-jenis kemasan produk, pengurusan izin usaha, teknologi, permodalan, dan pemasaran. Untuk mendukung pengembangan usaha mikro di Sumatera Utara diperlukan koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pemerintah Pusat dengan membangun sistem koordinasi melalui BUMDES atau BUMD sebagai wadah dalam menjamin penyediaan bahan baku, menjamin kestabilan harga bahan baku dan pemasaran produk usaha mikro; membangun sistem kerjasama dengan para pengusaha besar untuk menampung dan memasarkan produk usaha mikro; pengurusan label halal bekerjasama dengan MUI; meningkatkan pembinaan melaui sosialisasi, pelatihan, bantuan dan pendampingan serta penguatan usaha mikro melalui membangun desain aplikasi Sistem Penguatan Usaha Mikro (SIPURO) dengan melibatkan stakeholders terkait usaha mikro di Provinsi Sumatera Utara.

Kata Kunci: Kebutuhan, Teknologi, Inovasi, Penguatan, Usaha Mikro.