Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

ROSTER BATA FLY ASH SEBAGAI ELEMEN NON STRUKTURAL PADA SIRKULASI UDARA BANGUNAN HIJAU

Tahapan Inovasi : Uji Coba
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : Masyarakat
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

Inovasi ini bertujuan untuk memberikan alternatif pilihan material konstruksi bahan bangunan yang lebih ramah lingkungan, pada roster bata ini fungsi semen digantikan oleh fly ash yang merupakan limbah hasil pembakaran batu bara yang diambil pada Pangkalan Susu Sumatera Utara.

Manfaat Inovasi :
  • Mengurangi biaya konstruksi dan penggunaan material, serta mengurangi emisi CO2
  • Meningkatkan ketersediaan material konstruksi yang ramah lingkungan dan mengurangi jejak karbon.
  • Mengurangi biaya konstruksi dan emisi CO2, serta mengoptimalkan pemanfaatan bahan lokal.
  • Meningkatkan ekonomi lokal dengan menggunakan bahan-bahan lokal, mengurangi dampak lingkungan dengan mengurangi penggunaan semen Portland, serta memberikan alternatif konstruksi yang ramah lingkungan
Hasil Inovasi :

Hasil inovasi yang dihasilkan berupa roster bata dengan menggunakan fly ash sebagai pengganti semen.

Waktu Uji Coba : 2023-11-21
Waktu Implementasi : 2024-01-19
Rancang Bangun Inovasi :

Dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang menyebutkan bahwa sisa pembakaran batubara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berupa abu terbang atau Fly Ash dikategorikan sebagai non Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Seperti yang diketahui, hasil uji karakteristik beracun TCLP dan LD-50 menunjukkan bahwa fly ash yang dihasilkan PLTU memiliki konsentrasi zat pencemar lebih rendah dari yang dipersyaratkan pada PP Nomor 22 Tahun 2021. Selain itu, hasil uji kandungan radionuklida fly ash PLTU juga menunjukkan di bawah yang dipersyaratkan. Fly ash adalah bagian dari sisa abu pembakaran yang berupa bubuk halus dan ringan yang diambil dari campuran gas tungku pembakaran batubara pada boiler. Fly ash umumnya berwarna abu-abu, abrasif, sebagian besar bersifat basa, dan tahan api. Fly Ash memiliki sifat pozzolanic dimana bahan penyusun mengandung silikon dioksida (SiO2), oksida aluminium (Al2O3), oksida besi (Fe2O3) dan oksida lainnya . Fly Ash memiliki kemampuan mengikat lebih rendah dari semen tetapi dengan adanya air dan alkaline activator (sodium silikat dan sodium hidroksida), oksida silika yang dikandung dalam fly ash akan bereaksi secara kimia menyerupai semen. Dengan mempertimbangkan potensi ini, pengembangan pemakaian fly ash dalam roster dapat menjadi langkah inovatif dalam industri konstruksi. Inovasi yang menarik untuk dipertimbangkan adalah memanfaatkan roster sebagai elemen bangunan non-struktural dengan bahan-bahan lokal yang tersedia di Indonesia, khususnya sebagai pengganti semen Portland. Roster digunakan sebagai bahan bangunan pasang dinding. Roster sering dipilih oleh masyarakat karena mudah dipasang dan dirawat, tidak dibutuhkan banyak bahan pendukung, tidak dibutuhkan banyak tenaga kerja dalam pemasangan, roster tahan terhadap cuaca dan lapuk, serta memanfaatkan potensi material local. Salah satu bahan alternatif yang menarik adalah fly ash, yang dapat digunakan untuk mengurangi penggunaan semen, mengurangi biaya konstruksi, dan bahkan membantu dalam mengurangi emisi gas CO2.  Oleh karena itu peneliti ingin membuat inovasi pemanfaatan fly ash ini menjadi roster bata fly ash yang juga sangat mendukung gerakan “green construction”.