Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

Pemanfaatan Gulma Sebagai Skincare Berbahan Alami

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : Masyarakat
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

Pemanfaatan tumbuhan liar yang kurang komersil serta mengurangi penggunaan bahan kimia / herbisida dalam pengendalian gulma pada aktivitas pertanian dan perkebunan, membuka usaha dan lapangan kerja baru, menambah varian produk perawatan tubuh yang alami dan aman untuk manusia.

Manfaat Inovasi :

Inovasi ini bermanfaat bagi masyarakat karena produk hasil inovasi dapat menjadi opsi produk skincare baru yang juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat melalui peningkatan nilai ekonomi gulma bahan baku produk serta melalui produksi, distribusi dan pasar produk. Manfaat inovasi juga dapat dirasakan Pemerintah antara lain dengan masyarakat yang lebih berdaya melalui kegiatan produksi skincare dan meningkatkan daya saing daerah melalui peluncuran produk skincare berbahan dasar gulma serta meningkatkan pertumbuhan nilai tambah dan investasi pada kegiatan produksi dan perdagangan skincare ini.

Hasil Inovasi :

Sabun mandi, facial wash dan lulur/masker

Waktu Uji Coba : 2023-12-01
Waktu Implementasi : 2024-01-02
Rancang Bangun Inovasi :

Industri kecantikan terutama dalam lingkup perawatan kulit (skincare) telah menjadi salah satu sektor yang paling berkembang pesat di seluruh dunia termasuk Indonesia. Di tengah globalisasi dan perkembangan teknologi, produk skincare impor telah mendominasi pangsa pasar, sementara skincare lokal berusaha untuk tetap relevan, bersaing dan terus berkembang (Nawiyah dkk., 2023). Oleh sebab itu, dibutuhkan kesediaan seluruh stakeholder baik di tingkat pusat maupun daerah untuk meningkatkan industri skincare lokal sehingga dapat bersaing baik dari segi kualitas maupun keragaman serta skala produksinya.

Adapun urgensi dari penelitian ini yaitu sangat penting mengingat dampak dan manfaatnya yang positif bagi pemerintah dan masyarakat. Dampak dan manfaat inovasi ini bagi pemerintah antara lain peningkatan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan produksi skincare dari gulma dan meningkatkan daya saing daerah melalui peluncuran produk skincare berbahan dasar gulma serta meningkatkan pertumbuhan nilai tambah dan investasi pada kegiatan produksi dan perdagangan skincare ini. Sementara itu, inovasi ini juga bermanfaat bagi masyarakat karena dengan adanya inovasi ini tercipta alternatif produk skincare baru serta meningkatkan perekonomian masyarakat melalui peningkatan nilai ekonomi gulma bahan baku produk serta ekonomi masyarakat melalui produksi dan perdagangan produk skincare berbahan dasar gulma ini.

Aspek inovasi yang ingin dilakukan pada riset ini meliputi pemanfaatan tumbuhan liar di dalam kandungan skincare sehingga menghasilkan produk baru yang bermanfaat dan berkualitas serta penciptaan varian baru skincare dengan bahan dasar gulma yang belum pernah ada. Produk inovasi ini memiliki keunggulan dari segi bahan baku tersebut yang berasal dari bahan alami. Keunikannya yang berasal dari bahan tumbuhan liar ini menjadikannya berbeda dari produk serupa yang berada di pasaran.

Pemanfaatan gulma sebagai bahan alami dalam perawatan kulit telah menjadi topik yang menarik dalam industri kecantikan dan kesehatan kulit. Gulma sering kali dianggap sebagai tumbuhan liar atau tanaman pengganggu, namun beberapa di antaranya memiliki sifat-sifat yang bermanfaat untuk perawatan kulit. Tiga diantaranya adalah gulma Peperomia pellucida, Physalis angulata dan Cyperus rotundus. Inovasi ini diharapkan dapat dikembangkan dan direplikasi untuk menjadi variasi baru produk skincare yang menjadi sumber kesehatan kulit masyarakat serta sumber ekonomi baru sewaktu gulma-gulma tersebut dapat dikomersialisasi.