Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

Aplikasi Pengingat Imunisasi anaK (APIK)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

Adapun tujuan inovasi ini adalah untuk meningkatkan pelayanan UPTD Puskesmas Payung khususnya pada pelayanan imunisasi dan promosi kesehatan. Dalam aplikasi APIK ini bidan akan memangkas banyak waktu dalam perhitungan umur sehingga pelayanan kepada masyarakat akan sangat efektif dan efisien. Selain itu, akan sangat minim terjadi human error atau kesalahan pemberian jenis imunisasi karena dalam aplikasi ini selalu ter-update sesuai dengan usia balita dan juga diberikan keterangan usia pada setiap jenis imunisasi. Aplikasi ini juga dapat dimanfaatkan oleh ibu balita di mana pun dan kapan pun dengan menggunakan android yang mempunyai data seluler untuk melihat jenis imunisasi apa yang akan dan sudah didapatkan oleh anaknya, manfaatnya dan dampak jika tidak diimunisasi sehingga ini akan menjadi media pencatat dan pengingat ibu balita tentang imunisasi anaknya. Aplikasi ini juga sebagai media promosi untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang imunisasi karena dalam imunisasi ini dijelaskan satu persatu manfaat imunisasi yang tidak ada di buku KIA sehingga dengan demikian maka ibu balita lebih aware terhadap kesehatan anaknya khususnya imunisasi anaknya.

Manfaat Inovasi :
  • Membantu bidan atau petugas imunisasi untuk menghitung umur balita tanpa hitung manual.
  • Membantu bidan atau petugas imunisasi untuk memberikan jenis imunisasi berdasarkan umurnya.
  • Dari aplikasi Ibu balita dapat mengetahui jenis imunisasi yang didapat anaknya dan selalu update berdasarkan umurnya.
  • Dari aplikasi Ibu balita dapat melihat manfaat imunisasi yang disajikan dengan tulisan dan ilustrasi yang menarik.
  • Dari aplikasi Ibu balita dapat melihat dampak jika tidak diberikan imunisasi
  • Dilengkapi fitur chat sebagai media komunikasi antara bidan penanggung jawab dengan ibu balita.
  • Pemberian imunisasi tercatat dengan tanggal dan jam yang real (real time).
  • Di dalam aplikasi sudah ada nama bidan/petugas yang memberikan imunisasi, sehingga ada history nama bidan/petugas mana saja yang memberikan imunisasi balitanya.
  • Untuk UPTD Puskesmas Payung sebagai alat untuk membantu membuat laporan imunisasi.
Hasil Inovasi :

Sebuah Aplikasi (Web) Media Pencatat dan Pengingat Imunisasi Balita

Waktu Uji Coba : 2023-09-07
Waktu Implementasi : 2023-11-13
Rancang Bangun Inovasi :

Imunisasi adalah proses yang dilakukan dengan cara menyuntikkan vaksin atau meneteskan ke mulut yang bertujuan untuk melindungi diri dari berbagai penyakit yang berbahaya atau berisiko yang dapat menyebabkan kematian. Puskesmas Payung yang merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan tentu saja memberikan pelayanan imunisasi kepada masyarakat terutama kepada balita secara rutin dan lengkap.

Kendala yang dihadapi pada pelayanan imunisasi ini adalah beberapa bidan desa selaku petugas pemberi imunisasi kepada balita sudah memasuki masa pensiun sehingga secara fisik kesulitan untuk fokus menghitung umur anak. Hal ini akan sangat memungkinkan terjadi kesalahan pemberian jenis imunisasi kepada balita yang dapat mengakibatkan tidak efektifnya vaksin yang diberikan kepada balita, sehingga balita tersebut masih rentan terkena berbagai jenis penyakit di kemudian hari. Selain itu, ada beberapa tambahan imunisasi dari Kementerian kesehatan seperti IPV-2 dan Rotavitrus vaksin yang belum ada dicetak di buku KIA (buku imunisasi anak dari kementrian kesehatan), sehingga sangat memungkinkan bidan desa atau petugas imunisasi lupa memberikan jenis imunisasi tersebut. Dari sisi Ibu balita, ternyata setelah dilakukan survei di semua posyandu di wilayah kerja Puskesmas Payung ada 56.11% ibu tidak tahu jenis imunisasi apa yang akan didapat anaknya dan 69.06% tidak tahu manfaat imunisasi yang diberikan dan bahayanya jika tidak diberikan.

Puskesmas Payung yang mempunyai nilai PRIMA yang salah satunya adalah inisiatif/inovasi dituntut untuk selalu meningkatkan pelayanannya, sehingga dalam menanggulangi masalah yang ada dalam pelayanan imunisasi di atas maka Puskesmas Payung meluncurkan satu aplikasi APIK (Aplikasi Pengingat Imunisasi anaK) yang dapat diakses oleh bidan dan ibu balita di mana pun dan kapan pun menggunakan android yang mempunyai data seluler. adapun panduan penggunaan aplikasi ini adalah dengan masuk ke web: apikpayung.karokab.go.id, lalu masukkan NIK dan password 123 (untuk ibu balita) dan ‘payung’ (untuk bidan). Di dalam aplikasi ini akan menjawab permasalahan yang dihadapi oleh bidan desa misalnya saja mengenai umur karena di dalam aplikasi tersebut akan secara otomatis muncul umur balitanya dan juga jenis imunisasi yang bisa diberikan sesuai dengan usia anak tersebut. 

Dengan adanya inovasi APIK ini, akan membuat kerja bidan desa/petugas imunisasi semakin efektif dan minim kesalahan pemberian imunisasi serta akan membantu bidang promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang kesehatan khususnya imunisasi balitanya. Dengan begitu, ibu balita akan lebih aware terhadap kesehatan anaknya sehingga derajat kesehatan masyarakat akan semakin meningkat.