Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

IKAN PISANG KEPOK_Inovasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Nias Dalam Melakukan Hilirisasi Hasil Pertanian Berbasis Asosiasi

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : Masyarakat
Bentuk Inovasi : Inovasi Tata Kelola Pemerintah Daerah
Tujuan Inovasi :

Inovasi ini bertujuan sebagai berikut :

1.      Asosiasi bertujuan untuk menjadi wadah bagi para petani pisang kepok dan pemerintah saling bekerja sama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani dan ekonomi daerah.

2.      Asosiasi bertujuan sebagai solusi dalam permasalahan distribusi bahan baku pisang kepok keluar daerah secara terus menerus.

3.      Untuk meningkatkan kesehjateraan masyarakat, terutama bagi petani pisang kepok di Kabupaten Nias.

4.      Untuk mengatasi permasalahan fluktuasi harga hasil panen di Kabupaten Nias.

5.      Untuk membantu petani dalam pengelolaan dan pemasaran produk pisang kepok ke tangan konsumen.

Manfaat Inovasi :

Pelaksanaan inovasi ini, bermanfaat sebagai :

1.      Membentuk asosiasi yang didasarkan atas kerja sama antara petani dan pemerintah daerah untuk mencapai efisiensi kestabilan harga dan kualitas produk.

2.      Menurunkan peluang terjadinya fluktuasi harga pisang kepok dipasaran.

3.      Meningkatkan produktivitas pisang kepok di Kabupaten Nias.

4.      Membuka lapangan pekerjaan.

5.      Meningkatkan sumber daya manusia dalam mengelola dan menghasilkan produk berbahan baku pisang kapok dengan kualitas tinggi.

Hasil Inovasi :

Hasil dari inovasi yaitu 

1. Terbentuknya asosiasi yang mengelola produk pisang kepok

2. Produk Tepung dari pisang kepok

3. Produk Keripik dari pisang kepok

Waktu Uji Coba : 2024-06-01
Waktu Implementasi : 2024-07-01
Rancang Bangun Inovasi :

Rancangan bangun dan pokok perubahan dalam proses penerapan asosiasi dalam pengolahan pisang kepok, yaitu permasalahan yang tengah dialami dalam ekspor bahan baku pisang kepok keluar daerah tanpa adanya pengelolaan menyebabkan fluktuasi harga sering terjadi sehingga dampaknya merugikan para petani pisang kepok. Maka solusi yang dapat kita ambil yaitu dengan membentuk sebuah asosiasi yang didasarkan atas regulasi atau aturan yang berlaku dan berada dibawah naungan pemerintah, seperti Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM. Asosiasi ini didirikan dengan petani atau kumpulan kelompok tani sebagai anggota, dimana anggota inilah yang menjalankan dan melaksanakan pengolahan pisang kepok khususnya di kabupaten Nias. Namun sebelum pelaksanaanya tentunya diadakan sosialisasi atau pelatihan untuk meningkatkan keterampilan para anggota (petani) melalui para mahasiswa yang melaksanakan pelatihan khusus untuk para anggota asosiasi. Dengan begitu pelaksanaan pengolahan produk pisang kepok menghasilkan output yang memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan pendapatan serta mendukung UKM di Kabupaten Nias.