Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

Aplikasi Karo Erlajar

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

Pembuatan aplikasi (web) media pelatihan, pembelajaran dan rapat menggunakan aplikasi Karo Erlajar untuk mempermudah masyarakat dan ASN lingkungan pemerintahan Kabupaten Karo untuk tetap dapat menyelenggarakan kegiatan pendidikan, pelatihan, pembelajaran dan rapat jarak jauh, dimana dan kapan saja serta tidak dibatasi jumlah peserta.

Manfaat Inovasi :

  1. Narasumber dan peserta dapat melakukan pelatihan dan pembelajaran secara daring, kapan dan dimana saja serta tidak dibatasi jumlah peserta 
  2. Ruang diskusi secara daring untuk rapat koordinasi
  3. Masyarakat dapat mencari jurnal/ penelitian yang telah dipublikasikan, di web aplikasi
  4. Ruang berbagi bersama karya tulis ilmiah dan non ilmiah antar peneliti dan/atau fungsional
  5. Masyarakat tidak perlu memikirkan batasan penggunaan penyimpanan data seperti media pembelajaran lainnya
  6. Biaya pelaksanaan pelatihan dan pembelajaran yang lebih minim dibandingkan dengan metode sebelumnya yang dilakukan secara tatap muka langsung
Hasil Inovasi :

Aplikasi (Web) Media Pendidikan, Pelatihan, Pembelajaran dan rapat koordinasi serta berbagi jurnal ilmiah

Waktu Uji Coba : 2021-07-15
Waktu Implementasi : 2021-08-16
Rancang Bangun Inovasi :

Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) berdampak terhadap berbagai lini kehidupan, termasuk pelaksanaan kegiatan pemerintahan. Aktivitas kegiatan tidak lagi dapat berjalan seperti sebelumnya karena diharuskan menjaga jarak dari orang sekitar dan juga menjauhi kerumunan agar terhindar dari penyebaran/ penularan Covid-19.

Mengingat Covid-19 tidak akan berlalu dalam waktu dekat,  maka aparatur pemerintah juga dituntut untuk terus produktif dalam melayani masyarakat tetapi dalam keadaan yang aman. Untuk itu, diperlukan inovasi atau perubahan dengan melakukan trobosan yang dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi aparatur pemerintah dan juga masyarakat pengguna layanan dalam menyambut tatanan hidup normal baru atau new normal life.

Memberikan pelayanan terhadap masyarakat di masa pandemi Covid-19 saat ini tidak lepas dari koordinasi yang baik lintas perangkat daerah maupun masyarakat. Untuk itu, dianggap perlu menerapkan pelatihan atau pembelajaran secara jarak jauh (daring) agar kegiatan pembelajaran dan pelatihan serta rapat-rapat koordinasi jarak jauh dapat tetap terselenggara dengan baik.

Platform pembelajaran daring yang tersedia terkadang tidak dapat digunakan seluruhnya karena setiap fitur yang digunakan terkait dana/ pembayaran yang sudah diatur oleh penyedia layanan.

Berdasarkan hal tersebut di atas, dianggap perlu dilakukan suatu pembangunan sistem aplikasi pembelajaran sebagai media pembelajaran, pelatihan dan rapat koordinasi secara daring, dalam hal ini aplikasi  “KARO ERLAJAR (Electronic’s Room for Learning and Journal Resources) yang dapat memenuhi kebutuhan aktivitas pembelajaran, pelatihan dan rapat jarak jauh bagi  bagi masyarakat dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo

Dalam rancang bangun aplikasi, arsitektur teknologi yang diterapkan pada aplikasi "Karo Erlajar" adalah sebagai berikut:

  1. Menggunakan bahasa pemrograman PHP Versi 7.3 pada sisi backend sistem (aplikasi)
  2. Menggunakan framework Laravel Versi 6
  3. Menggunakan RDBMS MariaDB untuk menangani proses pengolahan basis data
  4. Menggunakan Apache dan Nginx yang menangani keperluan aktivitasi pada sisi server
  5. Menggunakan sistem operasi CentOS Versi 7

Pokok-pokok perubahan yang dilakukan dalam pembangunan aplikasi "Karo Erlajar" adalah sebagai berikut:

  1. Narasumber dan peserta atau peserta dan murid menyelenggarakan pelatihan/pembelajaran/rapat dapat melakukan kegiatan pelatihan/ pembelajaran secara daring, tidak terbatas waktu, tempat dan jumlah peserta
  2. Aplikasi dapat digunakan secara gratis.
  3. Penyimpanan akibat penggunaan aplikasi tidak tidak dibatasi kapasitasnya
  4. Maksimal peserta pelatihan ditentukan langsung oleh narasumber atau penyelenggara pelatihan/ pembelajaran