Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

TEKNIK GEMASKAN

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

Tujuan dari inovasi ini mencakup beberapa target capaian yang dapat dijabarkan sebagai berikut:

a.    Meningkatkan Kualitas Produk: Salah satu tujuan utama adalah meningkatkan kualitas produk perikanan yang dihasilkan di Kabupaten Nias Utara. Dengan menerapkan inovasi ini, kualitas produk lebih terjaga, sehingga memberikan kepuasan kepada konsumen dan meningkatkan citra produk perikanan Kabupaten Nias Utara.

b.   Memperpanjang Umur Simpan Produk: Pengemasan produk dengan metode vakum membuat udara dan kelembaban dalam kemasan dikeluarkan, dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan memperlambat kerusakan produk. Dengan demikian, kualitas produk perikanan dapat tetap terjaga dalam jangka waktu yang lebih lama, sehingga memungkinkan distribusi yang lebih luas dan memperluas pasar potensial.

c.    Menyediakan Produk Dengan Nilai Tambah: Inovasi ini juga bertujuan untuk menghasilkan produk perikanan dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Selain menjaga kualitas dan umur simpan produk, pengemasan dengan metode vakum juga memungkinkan pengembangan produk olahan seperti ikan asap vakum atau produk beku. Produk dengan nilai tambah seperti ini dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kabupaten Nias Utara.

d.   Meningkatkan Daya Saing Produk Perikanan Lokal: Salah satu target utama adalah meningkatkan daya saing produk perikanan Kabupaten Nias Utara di pasar lokal, regional, dan potensial ekspor. Dengan menghasilkan produk perikanan segar, berkualitas tinggi, dan tahan lama, Kabupaten Nias Utara dapat menarik minat konsumen, menjalin kemitraan dengan pihak-pihak terkait, dan memperluas pangsa pasar. Hal ini akan membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan serta pelaku usaha perikanan di daerah tersebut

Manfaat Inovasi :

Penerapan inovasi ini di Kabupaten Nias Utara akan memberikan sejumlah manfaat yang dapat dilihat dari dampak (outcome) yang dihasilkan. Berikut ini adalah penjelasan detail mengenai manfaat dari inovasi ini antara lain:

a.    Meningkatkan Nilai Ekonomi: Salah satu dampak utama dari inovasi ini adalah peningkatan nilai ekonomi bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kabupaten Nias Utara. Dengan menghasilkan produk perikanan yang berkualitas tinggi dan tahan lama, serta produk olahan dengan nilai tambah, harga jual produk dapat ditingkatkan. Hal ini akan memberikan peningkatan pendapatan bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.

b.   Meningkatkan Daya Saing: Dengan menerapkan inovasi ini, produk perikanan dari Kabupaten Nias Utara akan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar. Produk yang segar, berkualitas, dan memiliki umur simpan yang panjang akan menjadi daya tarik bagi konsumen lokal, regional, dan bahkan ekspor. Hal ini akan membuka peluang untuk memasuki pasar yang lebih luas, meningkatkan pangsa pasar, dan menghadapi persaingan dengan produk sejenis dari daerah lain.

c.    Meningkatkan Citra dan Kepercayaan Konsumen: Dengan adanya inovasi ini, kualitas produk dapat terjaga dengan baik. Hal ini akan meningkatkan citra produk perikanan Kabupaten Nias Utara di mata konsumen. Konsumen akan memiliki kepercayaan yang lebih besar terhadap produk perikanan Kabupaten Nias Utara, mengingat produk tersebut memiliki umur simpan yang lebih lama, kualitas yang terjaga, dan keamanan yang terjamin.

d.   Mengurangi Kerugian Akibat Pembusukan: Salah satu dampak yang signifikan dari penerapan inovasi ini adalah pengurangan kerugian akibat pembusukan produk perikanan. Dengan menggunakan pengemasan metode vakum, pertumbuhan mikroorganisme dan proses pembusukan dapat ditekan. Hal ini akan mengurangi jumlah produk yang rusak atau tidak layak konsumsi, serta mengurangi kerugian ekonomi yang dihadapi oleh nelayan dan pelaku usaha perikanan akibat produk yang tidak dapat dijual.

e.    Mendukung Keberlanjutan Sumber Daya Perikanan: Dengan memperpanjang umur simpan produk perikanan, inovasi ini juga berkontribusi pada keberlanjutan sumber daya perikanan. Dengan adanya metode pengolahan dan pengemasan yang efektif, produk perikanan dapat tetap segar dan berkualitas, sehingga meminimalkan pemborosan dan memaksimalkan pemanfaatan hasil tangkapan. Hal ini akan membantu menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di Kabupaten Nias Utara dan mendorong praktek penangkapan ikan yang berkelanjutan.

Hasil Inovasi :

Hasil dari inovasi ini dapat dicerminkan dalam bentuk produk/hasil (output) yang mencakup beberapa aspek berikut:

a.    Produk Perikanan Segar dan Berkualitas

b.   Produk Perikanan dengan Umur Simpan yang Lebih Lama

c.    Produk Olahan Bernilai Tambah

d.   Kemasan yang Sesuai Standar Keamanan Pangan

e.    Peningkatan Pendapatan dan Kesejahteraan

f.     Pengembangan Image dan Citra Daerah

Waktu Uji Coba : 2022-11-02
Waktu Implementasi : 2022-11-14
Rancang Bangun Inovasi :

Beberapa permasalahan yang dihadapi dalam sektor perikanan di Kabupaten Nias Utara adalah ketidakmampuan dalam mempertahankan kualitas produk perikanan, terutama saat proses pengolahan dan pengemasan. Hal ini mengakibatkan Kualitas produk sering kali tidak terjaga dengan baik, pendeknya umur simpan produk, kurangnya nilai tambah dalam produk perikanan, serta ketidakmampuan memenuhi permintaan pasar yang menginginkan produk berkualitas baik.

      Isu strategis yang perlu diatasi adalah meningkatkan daya saing produk perikanan Kabupaten Nias Utara di pasaran lokal maupun regional. Dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, penting untuk menghadirkan produk perikanan yang memiliki kualitas terjaga, tahan lama, dan aman untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, pengembangan teknik pengolahan dan pengemasan produk perikanan dengan metode vakum menjadi solusi yang strategis untuk meningkatkan nilai tambah produk dan memenuhi harapan konsumen.

      Sebelum penerapan inovasi, pengolahan dan pengemasan produk perikanan dengan menggunakan metode tradisional, seperti kemasan produk perikanan yang digunakan oleh pelaku usaha perikanan adalah  menggunakan plastik atau karton saja. Namun, metode-metode ini tidak cukup efektif dalam mempertahankan kualitas produk perikanan dalam jangka waktu yang lama.

      Sebagai langkah pembaharuan ialah penerapan metode pengolahan dan pengemasan dengan menggunakan teknik vakum. Teknik vakum akan memungkinkan udara dan kelembaban yang ada di dalam kemasan dikeluarkan, sehingga memperlambat pertumbuhan bakteri dan pembusukan produk. Dengan adanya metode vakum, produk perikanan dapat tetap segar, terjaga kualitasnya, dan memiliki umur simpan yang lebih panjang.

      Penerapan metode pengolahan dan pengemasan dengan teknik vakum akan memberikan beberapa keunggulan dan kebaharuan penting. Pertama, produk perikanan yang dihasilkan akan memiliki kualitas terjaga dengan tingkat kebersihan dan keamanan yang lebih baik. Kedua, umur simpan produk lebih panjang, sehingga memungkinkan distribusi produk ke pasar yang lebih jauh tanpa khawatir mengenai kerusakan atau pembusukan. Ketiga, produk perikanan vakum juga dapat menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, seperti ikan asap vakum.

      Tahapan inovasi ini melibatkan beberapa langkah. Diawali dengan melakukan identifikasi produk perikanan potensial yang dapat diolah dan dikemas dengan metode vakum, seperti ikan segar, ikan rebus, dan ikan asap. Setelah itu, melakukan uji coba dan validasi terhadap produk yang dihasilkan. Tahap terakhir adalah penggunaan produk hasil inovasi ini secara komersial dengan memasarkannya ke pasar lokal, regional, dan potensial ekspor.

      Spesifikasi produk yang dihasilkan melalui inovasi ini mencakup kebersihan dan kualitas produk yang terjaga, umur simpan yang lebih lama, dan kemasan yang sesuai dengan standar keamanan pangan. Selain itu, produk juga dapat dikembangkan menjadi olahan bernilai tambah seperti ikan asap vakum atau produk beku.

          Dengan mengimplementasikan inovasi ini, diharapkan Kabupaten Nias Utara dapat mengatasi permasalahan kualitas produk, meningkatkan daya saing, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan serta pelaku usaha perikanan