Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

CATIN CHATING (CALON PENGANTIN CEGAH STUNTING)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

Untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Kabupaten Humbang Hasundutan dengan meningkatkan pengetahuan calon penganting mengenai kesehatan reproduksi, gizi yang harus di penuhi selama pra nikah dan sesudah nikah, gizi ibu hamil,  pedoman hidup bersih dan sehat (PHBS)

Manfaat Inovasi :

Bagi Calon Pengantin yaitu memperoleh kemudahan untuk mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan dasar, serta pengetahuan tentang Gizi pranikah untuk persiapan kehamilan, penyebab dan pencegahan stunting serta PHBS

Bagi Puskesmas Optimalisasi fungsi Puskesmas sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan masyarakat, pusat pelayanan kesehatan perorangan primer dan pusat pelayanan kesehatan masyarakat primer. Dapat lebih spesifik membantu masyarakat dalam pencegahan Stunting

Hasil Inovasi :

Setelah mengikuti kegiatan Catin Chanting calon pengantin memiliki pengetahuan tentang Gizi pranikah untuk persiapan kehamilan, penyebab dan pencegahan stunting serta PHBS dan memiliki kemampuan untuk menerapkan hal tersebut.

Semua calon pengantin yang mengikuti kegiatan Catin Chating yang telah menjadi ibu memiliki anak yang tidak Stunting  

Waktu Uji Coba : 2021-01-01
Waktu Implementasi : 2022-01-01
Rancang Bangun Inovasi :

Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG) Kementrian Kesehatan tahun 2017 data stunting di Kabupaten Humbang Hasundutan sebesar 41,7 %, menurut data Riskesdas tahun 2018 sebesar 41.3% dan berdasarkan dataElektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) tahun 2021, data stunting di Kabupaten Humbang Hasundutan sebesar 23,65 % (sebanyak 3592 balita mengalami stunting dari jumlah balita yang di ukur 15.189 balita).Masih tingginya prevalensibalita stunting di Kabupaten Humbang Hasundutan merupakan masalah kesehatan yang harus di perhatikan. Oleh sebab itu perlu di lakukan sebuah inovasi dalam rangkapercepatanpencegahan dan penurunan prevalensi stunting. Dinas Kesehatan Kabupaten Humbang Hasundutan melakukan inovasi CATIN CHATING (CALON PENGANTIN CEGAH STUNTING). CATIN CHATING (CALON PENGANTIN CEGAH STUNTING) merupakan salah satu inovasi dari Puskesmas Onan Ganjang. Inovasi ini telah dilaksanakan di Puskesmas Onan Ganjang pada tahun 2021 dan berdampak baik pada calon pengantin. Dilihat dari keberhasilan edukasi kepada calon pengantin yang sebelumnya tidak tahu tentang Gizi pranikah untuk persiapan kehamilan, penyebab dan pencegahan stunting serta PHBS setelah dilakukan promosi kesehatan dan diukur langsung calon pengantin menjadi tahu. Selain itu juga berdampak pada calon pengantin yang diberikan layanan melahirkan anak yang sehat dan tidak Stunting. Selanjutnya Dinas Kesehatan membuat CATIN CHATING (CALON PENGANTIN CEGAH STUNTING)  menjadi inovasi Dinas Kesehatan Kabupaten Humbang Hasundutan. Pokok perubahan yang dilakukan setelah mengikuti kegiatan Catin Chanting calon pengantin memiliki pengetahuan tentang Gizi pranikah untuk persiapan kehamilan, penyebab dan pencegahan stunting serta PHBS dan memiliki kemampuan untuk menerapkan hal tersebut. Semua calon pengantin yang mengikuti kegiatan Catin Chating yang telah menjadi ibu memiliki anak yang tidak Stunting. Catin Chating yang dilaksanakn di semua Puskesmas di Kabupaten Humbang Hasundutan akan menghasilkan calon pengentin yang memiliki pengetahuan tentang Gizi pranikah untuk persiapan kehamilan, penyebab dan pencegahan stunting serta PHBS dan kemampuan dalam penerapan dikehidupan sehari-hari, serta menghasilkan ibu yang melahirkan anak tidak stunting. Hal ini akan berdampak pada penurunan angka prevalensi stunting di Kabupaten Humbang Hasundutan.