Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

JOHAN TB (JANGKAU PENDERITA HINGGA TUNTAS)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

Inovasi ini bertujuan untuk mempermudah penemuan kasus TB di wilayah kerja Puskesmas Afulu dengan target Suspek yang diperiksa 25 orang setiap bulannya, dan sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat tentang apa itu Tuberculosisi (TB) dan cara pencegahannya. Dengan harapan tahun 2024 wilayah kerja Puskesmas Afulu Nol kasus TB,  untuk mendukung program nasional 2030 eliminasi TB.

Manfaat Inovasi :

Dengan penerapan jemput bola kepada suspek TB atau orang yang kita curigai TB kegiatan ini sangatlah bermanfaat bagi masyarakat yang berada di pelosok pedesaan dan kegiatan ini sangat membantu, termasuk pengobatan yang akan mereka jalani, pasien tidak perlu khawatir dalam penjemputan obat karena petugas yang langsung mengantar obat ke rumah pasien.

Hasil Inovasi :

Inovasi JOHAN TB telah terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya bagi penderitan batuk terduga Tubercolsis, dimana  adanya perubahan didalam tatacara pelaksanaan penemuan kasus TB. Jika di lihat dari Suspek TB yang di periksa ada peningkatan, sebelumnya suspek TB yang diperiksa perbulannya hanya 2 orang dan setelah implementasi Inovasi Johan TB suspek TB yang diperiksa perbulannya antara 5-10 orang.

Waktu Uji Coba : 2022-01-03
Waktu Implementasi : 2022-01-10
Rancang Bangun Inovasi :

Inovasi JOHAN TB (Jangkau Penederita Obati Hingga Tuntas) merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Nias Utara Nomor 51 Tahun 2020 tentang Inovasi Daerah Kabupaten Nias Utara. Selama ini kasus  penemuan TB di wilayah kerja Puskesmas Afulu hanya dengan mengandalkan kunjungan pasien ke puskesmas yang ingin berobat atau dengan rujukan dari Rumah Sakit yang pengobatannya diambil di puskesmas tapi mereka di periksa di rumah sakit. Sementara ada beberapa informasi dari kader, bidan desa serta perangkat desa bahwa banyak masyarakat yang menderita penyakit batuk yang gejalanya diduga TB, namun mereka enggan memeriksakan diri ke puskesmas.

            Tahun 2020 jumlah kasus Tuberculosis (TB) di Puskesmas Afulu sebanyak 6 orang dengan keberhasilan pengobatan 80%. Melihat dari jumlah kasus tersebut capaian penemuan kasus sangat kurang. Rendahnya jumlah kunjungan masyarakat yang datang berobat atau memeriksakan diri ke puskesmas disebabkan kondisi jarak yang jauh dari Puskesmas, faktor ekonomi dan kurangnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan, sehingga mereka menganggap bahwa penyakit Tuberculosis adalah aib dan penyakit yang memalukan.

                   Adapun kelompok sasaran pelaksanaan inovasi Johan TB yaitu masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah dan masyarakat yang berada  jauh dari puskesmas, untuk memberikan pelayanan kesehatan terutama dalam hal pemeriksaan TB dan sekaligus memberikan pengobatan bagi penderita yang positif mengidap penyakit Tuberculosis hingga tuntas.

            JOHAN TB (Jangkau Penderita Obati Hingga Tuntas) di buat untuk mempermudah penemuan kasus Tuberculosis (TB) di wilayah kerja Puskesmas Afulu dan di obati hingga tuntas. Inovasi ini diyakini memiliki banyak manfaat bagi kalangan masyarakat terlebih yang tempat tinggalnya berada di pelosok pedesaan. Pelaksanaan inovasi ini adalah langsung ke rumah yang diduga TB, sehingga masyarakat tidak harus datang ke puskesmas untuk memeriksakan diri, tetapi tim dari Puskesmas Afulu yang langsung turun ke rumah yang diduga penderita TB untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan bila terdeteksi positif menderita TB. Dengan adanya inovasi ini perilaku masyarakat berubah dan kesadaran memeriksakan diri di Puskesmas meningkat, sehingga capaian pemeriksaan suspek penemuan kasus TB meningkat.

Inovasi Johan TB merupakan satu kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama penderita Tuberculosis dengan kondisi ekonomi rendah dan yang tinggal di pelosok pedesaan. Dengan demikian pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan.

                        Pelaksanaan Inovasi JOHAN TB menggunakan metode kunjungan langsung ke rumah masyarakat yang di duga penderita penyakit TB untuk melakukan pemeriksaan dan sekaligus memberikan pengobatan jika tebukti positif mengidap penyakit Tuberculosis, sehingga diharapkan keluhan tentang penyakit Tuberculosis dapat teratasi.