Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

PEL KB MAS (Pelayanan Kesehatan Bergerak Dan Pengobatan Gratis)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

Tujuan dari Inovasi ini adalah untuk mewujudkan pelayanan sampai ke daerah yang sulit dijangkau, memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi pelayanan kesehatan serta meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan secara cepat dan tepat

Manfaat Inovasi :

Dengan adanya inovasi PEL KB MAS, masyarakat dapat lebih mudah untuk mendapatkan layanan pengobatan gratis dan juga layanan kesehatan dengan memanfaatkan kemajuan media komunikasi (whatsapp) untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatannya kepada dokter, perawat atau tenaga kesehatan lainnya yang bertugas di Puskesmas Alasa Talumuzoi. Sehingga akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang ada diwilayah Puskesmas Alasa Talumuzoi, serta dapat mempercepat penyampaian informasi terkait kesehatan kepada masyarakat

Hasil Inovasi :

Pelaksanaan inovasi PEL KB MAS telah membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan maksimal, setelah penerapan inovasi ini jumlah masyarakat yang berkonsultasi dan berobat mengalami peningkatan sebesar 37% dibandingkan sebelumnya

Waktu Uji Coba : 2022-06-01
Waktu Implementasi : 2022-09-01
Rancang Bangun Inovasi :

Puskesmas Alasa Talumuzoi merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang ada di kecamatan Alasa Talumuzoi. Kunjungan sehat dan sakit di Puskesmas Alasa Talumuzoi di tahun 2020 masih sangat rendah. Penyebab rendahnya antusias masyarakat untuk berobat karena jarak tempuh yang jauh dan sulitnya medan yang harus di lalui oleh masyarakat menuju puskesmas, karena sebagian besar masyarakat tinggal di daerah pegunungan dan lokasi yang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki, ditambah lagi dengan sistem pelayanan sebelumnya hanya dilakukan di Puskesmas.

 

Selama ini pelayanan kesehatan terutama bagi masyarakat yang sakit hanya berpusat di Puskesmas, sehingga masyarakat yang berada di wilayah terpencil kurang antusias untuk datang berobat akibat sulitnya medan yang harus dilalui menuju puskesmas. Dengan pelaksanaan inovasi PEL KB MAS, masyarakat dapat lebih mudah untuk mendapatkan layanan pengobatan gratis dengan memanfaatkan kemajuan media komunikasi (whatsapp) untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatannya kepada dokter, perawat atau tenaga kesehatan lainnya yang bertugas di Puskesmas Alasa Talumuzoi. Cara pelaksanaan inovasi ini adalah :

a.    Masyarakat memanfaatkan aplikasi komunikasi whatshap,

b.   Tenaga kesehatan yang bertugas di desa (Bidan Desa) membuat group WA masing-masing desa yang beranggotakan seluruh masyarakat desa, kader, aparat pemerintahan desa, kepala desa, camat dan seluruh stake holder yang terlibat di desa

c.    Setiap masyarakat yang mempunyai keluhan tentang kesehatan pribadi, keluarga atau warga lain untuk menyampaikan keluhannya di group tersebut dan bidan desa merespon dan meneruskan informasi penatalaksanaan setelah koordinasi dengan dokter di puskesmas.

d.   Masyarakat mengikuti petunjuk yang diberikan, dan apabila ada masyarakat yang tidak dapat ditangani langsung di arahkan ke Puskesmas.

 

Untuk pengobatan gratis dilaksanakan oleh Puskesmas setiap 2 bulan di masing-masing desa. Apabila terdapat masyarakat yang mengalami kondisi kritis atau gawat darurat, maka segera ditangani dengan bantuan dasar kegawat daruratan dan dibawa ke Puskesmas.  Dampak yang di harapkan adalah masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan maksimal dan penangan pertama suatu penyakit lebih efektif, sehingga mengurangi resiko kecacatan dan kematian.

 

Inovasi  PEL KB MAS ini merupakan bentuk kerja sama Puskesmas dengan lintas sektoral, Stake Holder dan masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat