Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

OMASIO IBU HAMIL RISTI

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

Inovasi “Omasiô Ibu Hamil Risti” bertujuan untuk terlaksananya Ante Natal Care (ANC) kepada Ibu Hamil Resiko Tinggi (Bumil Risti) serta Fasilitas Pelayanan Kesehatan dapat mengetahui keberadaan bumil risti. Dengan demikian diharapkan melalui inovasi ini, Ibu-Ibu hami dengan resiko tinggi dapat terdeteksi lebih awal untuk diberikan tindakan/intervensi yang tepat. Melalui deteksi dini terhadap ibu hamil yang dilakukan secara benar, dapat mengurangi kesakitan dan kematian secara langsung Inovasi ini dapat meningkatkan cakupan Pelayanan Ibu Hamil sesuai target yakni 100%.

Manfaat Inovasi :

Manfaat dari Inovasi ini adalah terjadinya perubahan perilaku masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan (ANC).  Data per Februari 2023, Ibu-ibu hamil dengan resiko tinggi sudah terdeteksi dan dilakukan ANC (ante natal care) sebesar 90% di tambah dengan kemauan ibu-ibu hamil dengan resiko tinggi melakukan persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan sebesar 85% dimana sebelumnya, ibu-ibu hamil dengan resiko tinggi melakukan persalinan melalui dukun.

Ada juga peningkatan partisipasi desa melalui Posyandu, dimana Ibu-Ibu hamil juga yang belum sempat datang melakukan pemeriksaan kehamilan di lakukan sweeping kembali ke rumah-rumah ibu hamil. Berkat partisipasi tersebut data ibu-ibu hamil dengan resiko tinggi semakin lengkap dan pertolongan persalinan pun lebih cepat dilakukan

Hasil Inovasi :

Hasil Program Inovasi “Omasiô Ibu Hamil Risti” cukup signifikan. Sebelum inovasi ini dimulai, tidak ada program untuk mendeteksi/mengidentifikasi ibu hamil resiko tinggi di Kabupaten Nias Utara. Sekarang dengan inovasi ini, ibu-ibu hamil resiko tinggi dapat di deteksi lebih awal. Sejak diluncurkan pada awal tahun 2022, ibu-ibu hamil dengan resiko tinggi sudah di deteksi sekitar 95%.

Dampak lain dari inovasi ini adalah penurunan jumlah kematian Ibu dan Bayi yakni 1 kasus kematian Ibu dan 15 kasus kematian bayi yang turun dari tahun-tahun sebelumnya. Data di tahun 2023 ini, program ini berlanjut terus dan diharapkan Kematian Ibu dan Bayi dapat ditekan ke angka 0%. Ini bisa terjadi karena semua ibu hamil resiko tinggi dapat dipantau dan semua persalinannya sudah ditangani oleh tenaga kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Waktu Uji Coba : 2022-06-01
Waktu Implementasi : 2022-06-13
Rancang Bangun Inovasi :

Inovasi Omasiô Ibu Hamil Risti diciptakan dan diterapkan sebagai tindak lanjut Peraturan Bupati Nias Utara Nomor 51 Tahun 2020 tentang Inovasi daerah Kabupaten Nias Utara. Inovasi “Omasiô Ibu Hamil Risti” berasal dari Bahasa Nias yang artinya dalam bahasa Indonesia mencintai/ menyayangi / memberikan Pelayanan Kesehatan Kepada Ibu Hamil dengan Resiko Tinggi. Inovasi “Omasiô Ibu Hamil Risti” dikembangkan karena kondisi ANC (ante natal care) di wilayah Kabupaten Nias Utara masih rendah (37,5% di tahun 2021, dan 45% di tahun 2022).Akses ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang tidak memadai, SDM yang masih minim, serta animo Ibu-ibu Hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilannya menjadi penyebab ANC (ante natal care) masih rendah di Kabupaten Nias Utara.

Inovasi “Omasiô Ibu Hamil Risti” dilaksanakan dengan cara Petugas Kesehatan dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat mendatangi rumah-rumah Ibu Hamil dengan Resiko Tinggi untuk melaksanakan  ANC (ante natal care). Pemeriksaan ANC ini terdiri dari Penimbangan berat badan, Tinggi Badan, Pemeriksaan Hb, Edukasi, Pemeriksaan Tekanan Darah, Pengukuran Lingkar Lengan Atas, Pengukuran Tinggi Fundus Uteri, Tatalaksana Kasus.

 

 

 

 

Dengan inovasi ini cakupan ANC (ante natal care) akan meningkat (75% Per Maret 2023) serta dapat mengetahui keberadaan Ibu-Ibu hamil yang memiliki resiko tinggi serta komplikasi dapat di deteksi lebih dini dalam kehamilan sehingga Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menurun.

Kabupaten Nias Utara merupakan daerah tertinggal sesuai dengan PP Nomor 63 tahun 2020 serta seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan berada di Daerah Terpencil Perbatasan Kepulauan (DTPK) dengan kategori terpencil dan sangat terpencil. Jumlah penduduk Kabupaten Nias Utara 152.066 Jiwa (BPS 2022) dengan jumlah sasaran Ibu Hamil 2312 Orang (Dinkes, 2022). Ibu hamil dengan Resiko Tinggi 215 orang (Dinkes, 2022) dan tidak tertutup kemungkinan bayi/balita yang dilahirkan oleh ibu hamil resiko tinggi akan StuntingPrevalensi  Stunting Kabupaten Nias Utara sebesar 34,24% (SSGI 2021).

Pada tahun 2022 di Kabupaten Nias Utara terdapat Kematian Ibu 1 kasus dan kematian bayi 15 kasus. Dari tahun ke tahun Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) selalu meningkat. Berbagai langkah sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Utara, namun angkanya semakin tinggi. Dari Audit Kasus Maternal didapatkan dari seluruh kasus kematian merupakan Ibu Hamil dengan Resiko Tinggi.

Kondisi diatas di perparah dengan kurangnya animo Ibu-Ibu hamil memeriksakan kehamilannya (ANC) di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Pada tahun 2022 banyak Ibu-Ibu hamil dengan resiko tinggi baru mencari Fasilitas Pelayanan Kesehatan beberapa hari menjelang melahirkan. Akibatnya, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh Tenaga Kesehatan (Fasilitas Kesehatan) dalam membantu mempersiapkan persalinan yang sesuai standar. Akan tetapi di sisi lain masyarakat menuntut pelayanan kesehatan yang lebih baik. Masalah utamanya adalah karena pengetahuan ibu terhadap pentingnya ANC yang minim sehingga mereka animo mereka dalam melakukan ANC tidak ada.

Selama ini di Kabupaten Nias Utara pelaksanaan ANC (ante natal care) hanya di lakukan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Sehingga capaian pelayanan ANC masih rendah yakni 37,5% di tahun 2021, dan 45% di tahun 2022 dan belum lagi SPM Pelayanan Ibu Hamil yang hanya 52,5% (standar 100%). Sedangkan Inovasi “Omasiô Ibu Hamil Risti” merupakan kunjungan rumah yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Fasilitas Kesehatan terdekat kepada Ibu Hamil dengan resiko tinggi. Pelayanan antenatal yang berkualitas dapat mendeteksi terjadinya risiko pada kehamilan yaitu memperoleh kesempatan dalam deteksi secara dini terhadap komplikasi yang mungkin timbul sehingga kematian maternal dapat dihindari. Kualitas pelayanan antenatal diberikan selama masa hamil secara berkala sesuai dengan pedoman pelayanan antenatal yang telah ditentukan.

Melalui Inovasi “Omasiô Ibu Hamil Risti”, Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara membuat suatu terobosan dengan dalam bentuk inovasi dimana sekarang pelaksanaan ANC (ante natal care) dilakukan di rumah Ibu hamil dengan resiko tinggi. Kebaruan/nilai tambah inovasi selain mempermudah akses ibu-ibu hamil dalam memperoleh pelayanan ANC, yang terpenting adalah seluruh Ibu-Ibu hamil dengan resiko tinggi dapat terdeteksi untuk mencegah kematian ibu dan bayi sehingga nantinya derajat kesehatan masyarakat meningkat.