Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

PAS-AMAN (Pasca Persalinan-Aman dan Nyaman)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

1. Memperbaiki kesehatan dan kesejahteraan Ibu dan anak
2. Menghindarkan 4 Terlalu
3. Menurunkan AKI dan AKB
 

Manfaat Inovasi :

1. Dengan ibu mendapat pelayanan KB Pasca Persalinan diharapkan ibu dapat menjaga jarak kehamilan untuk memulihkan
kondisi Rahim pasca melahirkan, pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan dan lanjutan hingga 2 tahun, serta memberikan
perhatian kepada bayi secara optimal.
2. Memberikan rasa aman dan nyaman pada ibu dimana pelayanan KB Pasca Persalinan dapat diperoleh di Fasilitas
Kesehatan
3. Menghindarkan 4 Terlalu
4. Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi
5. Peercepatan Penurunan Stunting
 

Hasil Inovasi :

Dengan adanya inovasi PAS-AMAN ini PUS (Pasangan Usia Subur) peningkatan pencapaian Pelayanan KB Pasca Persalinan
sudah ada peningkatan dari 32 % menjadi 38 %, ini terlaksana karena adanya dukungan dan kerja sama dari Lintas Sektoral
dan Lintas Program
 

Waktu Uji Coba : 2022-02-21
Waktu Implementasi : 2022-02-21
Rancang Bangun Inovasi :

Undang-Undang Nomor 52 Tahunn2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sebagai dasar
pelaksanaan Program Kependuydukan dan Pembangunan Keluarga sebagai dasar pelaksanaan Program Kependudukan dan
Keluarga Berencana menekankan kewenangan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tidak hanya
terbatas pada masalah Pembangunan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera saja namun juga menyangkut masalah
Pengendalian penduduk. Pelayanan Keluarga Berencana merupakan salah satu strategi untuk mendukung percepatan
penurunan Angka Kematian Ibu. Salah satu penyebab Angka Kematian Ibu adalah 4 Terlalu yaitu (Terlalu Muda melahirkan
dimana usia ibu melahirkan dibawah 21 tahun, Terlalu Tua melahirkan dimana usia ibu melahirkan diatas 35 tahun, Terlalu
dekat jarak kelahiran dimana jarak kelahiran anak pertama dan kedua kurang dari 3 tahun dan Terlalu banyak jumlah anak lebih
dari 2). Apabila program Keluarga Berencana dapat dilaksanakan dengan baik, kemungkinan 33% kematian ibu dapat dicegah
melalui pemakaian kontraspsi. Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Salin merupakan upaya pencegahan kehamilan dengan
menggunakan alat dan obat kontrasepsi segera setelah melahirkan sampai dengan 42 hari atau 6 minggu seletah melahirkan.
Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan sangat mendukung untuk meningkatkan kesehatan ibu dalam upaya
mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang berkualitas. Peningkatan pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan
sangat mendukung peserta Keluarga Berencana murni, dimana PKB/PLKB sudah mendata ibu hamil diwilayah masingmasing. Data ibu hamil akan dikordinasikan dengan data Dinas Kesehatan. Ibu hamil pada kehamilan Trimester III akan
dikonseling agar melahirkan di Fasilitas Kesehatan dan didampingi untuk mendapatkan Keluarga Berencana Pasca Persalinan
MJKP. Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mendukung pelayanan Keluarga Berencana adalah Pemenuhan hak akseptor
yang meliputi 1) memperoleh informasi, 2) akses pelayanan mudah dijangkau 3) memperoleh informasi tentang jenis alat
Keluarga Berencana yang memungkinkan sesuai kebutuhannya, 4) memperoleh pelayanan yang aman, 5) terjamin privasi dan
kerahasiaan, 6) penghargaan dan kenyamanan serta, 7) kelangsungan pelayanan bila diperlukan.
Kabupaten Labuhanbatu didampingi oleh program pilihanku untuk penguatan dan peningkatan Penggunaan Kontrasepsi IUD
dan Implant di Kabupaten Labuhanbatu. Melalui program pilihanku BKKBN mengadakan pelatihan Pemasangan IUD Pasca
Persalinan untuk tenaga medis (dokter dan bidan). Petugas Fasilitas kesehatan/Puskesmas yang sudah terlatih akan
mengkonseling dan memberikan Pelayanan KB pasca Persalinan pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Setiap Tahun
terjadi 12.000 kelahiran di Kabupaten Labuhanbatu dari pemantauan sudah 55% terlaksana Pelayanan KB Pasca Persalinan.
Dengan adanya inovasi PAS-AMAN ini PUS (Pasangan Usia Subur) peningkatan pencapaian Pelayanan KB Pasca Persalinan
sudah ada peningkatan dari 32 % menjadi 38 %, ini terlaksana karena adanya dukungan dan kerja sama dari Lintas Sektoral
dan Lintas Program.