Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

Pembinaan dan Bantuan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

1. Meningkatkan perekonomian masyarakat pembudidaya ikan
2. Membuka peluang usaha bagi masyarakat pembudidaya ikan
3. Menambah ilmu pengetahuan masyarakat pembudidaya ikan cara memelihara atau membudidayakan ikan dalam ember yang merupakan perpaduan tanaman dan ikan
 

Manfaat Inovasi :

1. Meningkatkan pengelolaan usaha yang beraspek bisnis
2. Mengurangi biaya masyarakat dalam penggunaan BBM
3. Kegiatan budikdamber tidak membutuhkan lahan yang luas, cukup di pekarangan rumah sehingga tidak mengganggu
rutinitas sehari-hari masyarakat
 

Hasil Inovasi :

Hasil yang diperoleh dari kegiatan budikdamber tersebut adalah dapat memproduksi ikan dan tanaman sekaligus.
 

Waktu Uji Coba : 2022-05-30
Waktu Implementasi : 2022-05-30
Rancang Bangun Inovasi :

Dengan kondisi naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kegiatan nelayan untuk menangkap ikan saat ini sangat sulit
sekali. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak jelas akan mendorong kenaikan biaya produksi serta mendorong inflasi (cost push inflation) yang pada gilirannya akan berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama pendapatan per kapita
nelayan. Dengan demikian perlu dicari solusi berupa mata pencaharian alternatif bagi kehidupan ekonomi nelayan guna
menunjang keberlangsungan kehidupan nelayan selain mencari ikan laut sebagai nelayan. Dalam hal ini, Dinas Kelautan dan Perikanan memberikan ilmu pengetahuan bagaimana cara memelihara atau Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) yang merupakan perpaduan sistem budidaya antara sub sistem hydroponik dengan sistem akuakultur sehingga menjadi suatu sistem produksi yang terpadu (tanaman dan ikan). Adapun keuntungan yang diperoleh dari budikdamber ini adalah :
1. Tidak menggunakan pupuk dan pestisida
2. Tidak perlu menggunakan BBM, mencangkul, merumput atau menggembur
3. Tidak perlu menyiram sayuran setiap hari
4. Hasil panen tanaman dari aquaponik memiliki nilai jual tinggi karena bersifat organik
Dengan kondisi saat ini harga kebutuhan pokok yang semakin mahal dikarenakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM),
budikdamber ini dapat meningkatkan pendapatan usaha melalui budidaya ikan dalam ember yang beraspek bisnis bukan
semata-mata sebagai usaha sambilan. Budikdamber ini dapat dilaksanakan di sekitar pekarangan rumah dan sangat bermanfaat untuk kegiatan sehari-hari tanpa meninggalkan rutinitas dan tanggung jawab dalam mengurus keluarga. Oleh sebab itu sangat baik untuk mengisi kegiatan ibu-ibu yang tidak bekerja di luar rumah.
Dengan budikdamber ini ibu-ibu juga dapat menghasilkan pendapatan, memenuhi gizi keluarga yang pada akhirnya dapat
menambah pendapatan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kegiatan budikdamber ini sendiri pertama kali di uji coba dan dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu di Balai Benih Ikan (BBI) Rantauprapat pada Tahun 2021. Setelah berhasil dengan uji coba yang dilaksanakan tersebut, kemudian mulai tahun 2022 dikembangkan dan dijadikan sebagai pembinaan dan bantuan untuk masyarakat pembudidaya ikan yang dilaksanakan di 9 kecamatan. Dengan adanya pembinaan dan bantuan budikdamber tersebut, maka masyarakat pembudidaya ikan dapat meningkatkan perekonomian dalam skala rumah tangga.