Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

SIMARKOT (SISTEM INFORMASI MARKONTRASEPSI NA MANTAP)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

Inovasi ini bertujuan agar seluruh PLBK, Koordinator mampu merekap seluruh peserta KB baik peserta baru, pengguna KB aktif untuk dilakukan peninjauan ulang sehingga dengan adanya inovasi ini dapat menurunkan persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (Unmet Need) untuk Pasangan Usia Subur (PUS) jika cakupan Unmet Need menurun maka untuk kasus stunting di Kabupaten Tapanuli Selatan juga akan ikut teratasi yang sesuai dengan Visi dan Misi Keluarga Berencana

Manfaat Inovasi :

Penerapan Inovasi SIMARKOT memberikan manfaat sebagai berikut : 1. Mewujudkan Visi Misi Bupati Tapanuli Selatan yakni meningkatkan kinerja pemerintahan daerah melalui reformasi birokrasi yang berkesinambungan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa;

2. Pelayanan yang membahagiakan masyarakat

3. Peningkatan peran aktif Petugas Terkait Koordinator, PLKB dan PPKBD

4. Peningkatan Laporan Data ber KB

Hasil Inovasi :

Penerapan Layanan Inovasi ini dapat meningkatkan Persentase pengguna KB yang semakin tinggi dan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi dan layanan kontrasepsi kapan saja

Waktu Uji Coba : 2022-08-30
Waktu Implementasi : 2023-01-09
Rancang Bangun Inovasi :

Dasar Hukum terciptanya Simarkot tercantum dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB No.800/071/2022 tentang Pembentukan Tim Inovasi Dinas Pengendalian Penduduk dan KB. Tapanuli Selatan adalah salah satu kabupaten yang berada di provinsi Sumatra Utara, yang memiliki luas wilayah sebesar,± 4.367 KM 2 , Ibukota dari Kabupaten ini berada di Sipirok dengan jumlah penduduk Tapanuli Selatan pada tahun 2022 berjumlah 315.713 jiwa, jumlah KK sebanyak, 85.538 KK, jumlah laki-laki sebanyak 158.787 jiwa, jumlah perempuan sebanyak 156.926 jiwa. Kabupaten ini awalnya merupakan kabupaten yang cukup luas dan beribukota di Padang Sidempuan. Setelah pemekaran, Ibukota kabupaten ini berpindah ke Sipirok. Daerah-daerah yang telah berpisah dari Kabupaten Tapanuli Selatan adalah Kabupaten Mandailing Natal, Kota Padang Sidempuan, Kabupaten Padang Lawas Utara dan Kabupaten Padang Lawas.

Salah satu masalah yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan adalah tingginya persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (Unmet Need) untuk Pasangan Usia Subur (PUS). Untuk mengatasi masalah tersebut Dinas Pengendalian Penduduk dan KB membuat suatu Inovasi untuk mempermudah pelayanan KB yang dapat diakses dan dilakukan pendataan terkait Pasangan Usia Subur yang tidak ber-KB.

Adapun visi program Keluarga Berencana (KB) nasional adalah mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS). Seiring dengan berkembangnya paradigma baru, visi tersebut mengalami perubahan. Adapun visi terbaru program KB nasional saat ini adalah mewujudkan keluarga berkualitas tahun 2015. Saat ini sudah ada 32 juta perempuan yang berKB, dan 15.000 kematian ibu bisa dicegah. Mari kita rebranding KB ini bukan hanya soal jumlah penduduk, namun terkait pada kesehatan, sosial ekonomi, perilaku remaja, bahkan teknologiteknologi termutakhir yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas program.

Sehubungan dengan adanya program pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif (comprehensive sexual education/CSE). Pemda perlu melihat peran KB dalam menghindari kematian ibu dan seberapa jauh bisa menambah tenaga profesional kesehatan. Penjangkauan yang konvensional perlu diubah karena pendekatan sekarang sudah menggunakan teknologi yang lebih efisien. Keberhasilan inovasi-inovasi tersebut pasti berdampak pula pada penurunan kasus kekerasan pada perempuan dan anak, kematian ibu dan perkawinan dini. Untuk itu Simarkot lahir dengan mengatasi masalah yang berdampak pada kesehatan ibu, anak. Simarkot suatu Inovasi yang diciptakan untuk memudahkan pelayanan KB dimulai dari pendaftaran peserta, memilih alat kontrasepsi yang diinginkan dan memiliki bukti bahwa Pasangan Subur tersebut sudah ber-KB di faskes ataupun pelayanan KB. Dengan begitu Angka Kematian Ibu dan Bayi akan menurun jika Pasangan Usia Subur benar-benar memasang KB sesuai dengan pilihan alat kontrasepsi. Selain itu, angka Stunting juga akan ikut menurun dengan Pasangan Usia Subur yang merencanakan kehamilan dengan memikirkan jarak kehamilan sebelumnya, status gizi pada anak juga akan ikut seimbang tanpa adanya gangguan pada kehamilan. Simarkot sendiri didesain untuk merekap seluruh Pasangan Usia Subur yang aktif ber-KB dan melihat angka cakupan persentase sudah terpenuhi apa belum. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya Kematian Ibu dan Bayi, Stunting, Kehamilan Yang Tidak Diinginkan, Aborsi dan juga hal lain yang bersangkutan dengan kesehatan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan. Untuk itu, diharapkan Inovasi ini dapat berjalan dengan baik agar tercapainya target penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi untuk Indonesia Maju Sejahtera dan bermatabat.