Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

e-Ambulance (Aplikasi Pelayanan Kesehatan dan Kegawatdaruratan Medis Melalui Ambulan)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

Tujuan Inovasi ini diharapkan : Memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan melalui Ambulan, sebagai upaya jemput bola warga sakit

Manfaat Inovasi :

Manfaat Inovasi ini diharapkan :

1. Mempercepat upaya jemput bola warga sakit, kunjungan rumah (homecare) dan mengurangi beban warga dari kesakitannya dan biaya karena pelayanan yang diberikan tanpa dipungut biaya.

2. Meningkatkan kecepatan penanganan (respon time) pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan melalui ambulan sehingga menurunkan angka resiko kematian dan kecacatan karena kegawatdaruratan medis.

3. Meningkatkan mutu penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan melalui ambulan

4. Memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan melalui ambulan

5. Terintegrasinya pelayanan kesehatan melalui ambulans di Kota Binjai seperti ambulan emergency, ambulan transport roda empat dan roda dua di puskesmas, ambulan di rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta.

Hasil Inovasi :

Dengan adanya aksi perubahan ini diharapkan memiliki manfaat sebagai berikut:

1. Sebagai upaya jemput bola warga sakit, kunjungan rumah (homecare) dan mengurangi beban warga dari kesakitannya dan biaya karena pelayanan yang diberikan tanpa dipungut biaya.

2. Meningkatkan kecepatan penanganan (respon time) pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan melalui ambulan sehingga menurunkan angka resiko kematian dan kecacatan karena kegawatdaruratan medis.

3. Meningkatkan mutu penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan melalui ambulan

4. Memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan melalui ambulan

5. Terintegrasinya pelayanan kesehatan melalui ambulans di Kota Binjai seperti ambulan emergency, ambulan transport roda empat dan roda dua di puskesmas, ambulan di rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta. Sebagai tools/instrument untuk memonitoring penyelenggaran pelayanan sehingga umpan balik perbaikan bagi pelaksanaan pelayanan dapat dengan mudah dilakukan.

Waktu Uji Coba : 2022-11-01
Waktu Implementasi : 2022-12-01
Rancang Bangun Inovasi :

e-Ambulance adalah aplikasi/sistem informasi terintegrasi penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan kegawardarutan melalui Ambulan PSC, kemudian dengan tools/instrument ini dapat memonitor dan mengukur pelaksanaan pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan yang dilakukan ambulans PSC. Dengan adanya aplikasi e-Ambulance penyelenggaran pelayanan akan semakin cepat, termonitor, terdokumentasi, dan memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan. e-Ambulance menjadi kebutuhan, kebanggaan dan bagian dari aplikasi pelayanan publik Pemerintah Kota Binjai yang sudah terakomodir dalam aplikasi “Binjai Satu Aplikasi” (sekali download 4 layanan masyarakat : e-Ambulance (PSC), e-Masyarakat, e-Kelurahan dan e-Ambulance (Homecare). e-Ambulance akan menambah nilai tambah Kota Binjai sebagai Kota Cerdas (Smart City).

Dengan aplikasi e-Ambulance ini :

1. Sebagai upaya jemput bola warga sakit, kunjungan rumah (homecare) dan mengurangi beban warga dari kesakitannya dan ekonominya.

2. Mengukur kecepatan penanganan kegawatdaruratan (respon time) sehingga menurunkan angka kematian dan kecacatan.

3. Memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan

4. Terintegrasinya pelayanan kesehatan melalui ambulans di Kota Binjai seperti ambulan emergency, ambulan transport roda empat dan roda dua di puskesmas, ambulan di rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta dan seebagai tools/instrument untuk memonitoring penyelenggaran pelayanan sehingga umpan balik perbaikan bagi pelaksanaan pelayanan dapat dengan mudah dilakukan.

Dengan aplikasi ini juga pelayanan ambulan roda empat dan roda dua yang ada di puskesmas akan diintegrasikan dalam aplikasi e-Ambulance. Ambulan yang ada di puskesmas merupakan ambulan non kegawatdaruratan yang bisa dipesan warga sebagai ambulan transportasi dari pra fasyankes ke fasyankes dan sebagai upaya jemput bola ketika warga sakit (homecare).

1. dengan aplikasi e-Ambulance ini personil PSC tidak akan tidak melayani pesanan ambulan yang ada karena penyelenggaraannya akan terpantau.

2. dengan aplikasi e-Ambulance ini personil PSC akan bekerja lebih cepat dalam melayani, karena respon time dalam penanganan terpantau;

3. dengan penerapan aplikasi e-Ambulance akan terbangun etika, sikap jujur dan komunikasi yang baik dalam memberikan pelayanan. Hal ini disebabkan pelapor/pasien melalui aplikasi ini bisa memberikan nilai rating kepuasan pelayanan.

4. dengan penerapan aplikasi e-Ambulance akan menciptakan budaya pelaporan yang baik, mengidentifikasi masalah dan pemecahannya.

5. dengan penerapan aplikasi e-Ambulance kinerja personil akan termonitoring sehingga dapat memberikan umpan balik perbaikan dengan mudah dan cepat.

Selain itu, aksi perubahan ini diharapkan dapat membangun akuntabilitas personil pelayanan publik di unit Public Safety Centre (PSC) Kota Binjai. Akuntabilitas kinerja yang diharapkan terbangun seperti :

1. Kepastian pelayanan, dengan aplikasi e-Ambulance tibanya ambulan akan terpantau oleh pelapor/pasien, sehingga kepastian pelayanan ambulan akan termonitor.

2. Peningkatan produktivitas, dengan aplikasi e-Ambulance penyelenggaraan pelayanan akan semakin terukur dan hal tersebut memotivasi personil PSC untuk mencapai target yang ada.

3. Dengan aplikasi e-Ambulance kemampuan menjawab permasalahan akan semakin meningkat, dengan tersedianya tampilan tracking ambulan, algoritma kegawatdaruratan dan sistem informasi yang ada hal tersebut mempercepat kemampuan menjawab permasalahan kegawatdaruratan baik operator, dokter ambulan dan fasilitas kesehatan.

Tanggung jawab akan semakin meningkat, karena sudah menggunakan aplikasi yang memiliki daya rekam,tercatat dan termonitor. Diharapkan penyelenggaraan pelayanan seperti operator, dokter ambulan dan fasilitas kesehatan akan semakin bertanggung jawab.