Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

SIKS-NG

Tahapan Inovasi : Inisiatif
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : Kepala Daerah
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

Menyajikan data kemiskinan yang akurat

Manfaat Inovasi :

Memudahkan pendataan masyarakat miskin

Hasil Inovasi :

Tersedianya data masyarakat miskin

Waktu Uji Coba : 2021-12-20
Waktu Implementasi : 2022-01-03
Rancang Bangun Inovasi :

Aplikasi SIKS-NG (Sistem Kesejahteraan Sosial New Generation) merupakan aplikasi dari Kementerian Sosial Program penurunan tingkat kemiskinan sejatinya menjadi komitmen dari semua pemimpin negara. Presiden Joko Widodo pernah menyampaikan mengenai tiga program pengentasan kemiskinan yang menjadi fokus pemerintah yakni menjaga stabilitas harga, program subsidi dan dana desa, dan bantuan sosial. Kegunaann aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS) adalah menghadirkan data kemiskinan yang akurat khususnya di wilayah perbatasan Indonesia. Kemensos saat ini memiliki sejumlah program yang disampaikan Sekjen Kemensos, Hartono Laras, antara lain Program tersebut antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Kelompok Usaha Bersama (KUBe), Rehabilitasi Sosial Bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA), Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS), Komunitas Adat Terpencil (KAT), dan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial. Keberhasilan penanggulangan kemiskinan ini tidak hanya ditentukan oleh program-program yang tepat inovatif, tetapi juga harus didukung dengan kriteria kemiskinan yang jelas, serta data yang akurat dan up to date. Dalam rangka mengumpulkan data yang up to date tersebut, lanjut Sekjen, perlu dilakukan verifikasi dan validasi secara berkala sesuai dengan jenis programnya. “Tugas dan fungsi Kementerian Sosial semakin luas dalam penanggulangan kemiskinan, terutama dalam menyediakan data kemiskinan yang akurat, up to date, dan terintegrasi,” jelas Sekjen Kemensos sebagaimana disampaikan Kepala Biro Humas Sonny W. Manalu. Berkaitan dengan itu, Sekjen Kemensos mengemukakan, Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kemensos) secara terus menerus mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS) dengan nomengklatur SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation). “Sistem ini secara online dapat diakses oleh Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia,” ujar Hartono. Data Terpadu, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, Kementerian Sosial didukung oleh Pemerintahan Daerah melakukan verifikasi dan validasi data kemiskinan yang akurat, up to date, dan terintegrasi Selanjutnya, data kemiskinan yang telah diverifikasi dan divalidasi ditetapkan oleh Menteri Sosial sebagai data terpadu yang dapat dipergunakan oleh kementerian/lembaga terkait untuk penanganan kemiskinan. Aplikasi SIKS-NG sudah dilengkapi dengan variabel-variabel yang terdapat dalam form Basis Data Terpadu, sehingga informasi yang dibutuhkan tentang masyarakat miskin akan semakin lengkap. Aplikasi ini diharapkan memudahkan untuk mengintegrasikannya ke dalam Basis Data Terpadu dan seluruh program perlindungan sosial secara nasional.