Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

PAKADES (Paket wisata, Atraksi dan Kuliner Desa Hilisimaetano)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

a.         Persiapan desa Hilisimaetano dalam mengikuti ajang lomba desa wisata tahun 2022 yangt diselenggarakan oleh Kemenparekraf RI .
b.         Pengembangan kepariwisataan Nias Selatan secara terpadu dan terkoordinir secara professional
c.          Pengembangan dan pemanfaatan sumber daya yang ada di desa wista semakin baik.
d.         Peningkatan jumlah kunjungan wisata di desa wisata Hilisimaetano dan desa wisata lainnya di Kabupaten Nias Selatan
e.         Peningkatan pemasukan desa wisata dan daerah dari ekonomi kreatif yang tercipta dan semakin berkembang
f.             Terciptanya paket paket wisata yang dapat terjangkau harganya yang di dalamnya mencakup berbagai elemen dan sumber daya.

Manfaat Inovasi :

Dengan berkembangnya inovasi ini, maka secara langsung mempengaruhi pola pikir, pola laku, dan pola perkembangan ekonomi di desa wisata Hilisimaetano. Persepsi tentang kepariwisataan di kalangan elemen masyarakat semakin maju. Keterbukaan akan hal hal baru yang menunjang pertumbuhan ekonomi dan perekembangan dan kemajuan pariwisata budaya dan kuliner, semakin nampak dan terlihat dari warga masyarakat yang aktif dalam bidang ini.
Inovasi PAKADES ini bukan saja menyulut semangat kegotongroyongan dan kebersamaan, namun juga membawa angin baru bagi desa wiata Hilisimaetano dan desa desa lainnya untuk berinovasi lebih banyak lagi. Karena inovasi memperbaiki dan membuka jalan menuju kepada pembaharuan dan kemajuan, baik pola berpikir, berkarya, berencana dan juga mengaktuslisasikan kepariwisataan dalam meningkatakan taraf hidup masyarakat dan gengsi desa wisata Hilisimaetano dan Kabupaten Nias Selatan di tingkat nasional dan internasional.   
 

Hasil Inovasi :

Hasil akhir dari penerapan inovasi ini yang telah diamati dan dirasakan oleh masyarakat antara lain:
1.    Terpilihnya desa Hilisimaetano sebagai salah satu peserta lomba Desa Wisata se Indonesia dan diikut sertakan pada penilaian desa wisata tingkat selanjutnya, yang tim penilainya adalah dari Kemenparekraf pusat.
2.    Inovasi yang telah diterapkan ini menjadi primadona dalam penyambutan tamu dan pemasaran paket wisata yang telah tersusun.
3.    Geliat kepariwisataan di desa Hilisimaetano semakin terasa dan mulai ditiru oleh beberapa desa lainnya yang bergelut dalam hal yang sama.
4.    Desa wisata Hilisimaetano menjadi model dalam pengembangan kepariwisataan budaya, kuliner dan atraksi wisata di Kabupaten Nias Selatan.
 

Waktu Uji Coba : 2021-02-03
Waktu Implementasi : 2021-04-01
Rancang Bangun Inovasi :

Kabupaten Nias selatan yang kaya akan potensi kepariwisataan merupakan rahmat yang luar biasa buat daerah ini. Kekayaan wisata dapat ditemukan dalam alam yang secara alami tersedia di berbagai tempat dan juga kekayaan budaya, tradisi, dan peninggalan leluhur yang menjadi daya tarik luar biasa bagi kepariwisataan Kabupaten Nias Selatan. Salah satunya adalah desa wisata Hilisimaetano yang menjadi salah satu desa yang dipersiapkan untuk mengikuti ajang penilaian desa wisata terbaik seluruh indonesia pada tahun 2022, yang diselenggarakan oleh Kemenparekraf Republik Indonesia.
Dalam rangka mempersiapkan keikutsertaan dalam ajang ini maka desa Hilisimaetano didampingi oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga Kabupaten Nias Selatan, memulai pembenahan di berbagai hal. Mencermati semua potensi yang dimiliki oleh desa Hilisimaetanao, maka yang beberapa unsur yang bersinggungan langsung dengan pengembangan kepariwisataan di wilayah ini disederhanakan dalam satu sistem strategi yang terpadu dimulai dari penyambutan tamu, hiburan dengan atraksi wisata, dan suguhan kuliner tradisional, dengan memanfaatkan bahan bahan dari sumber daya alam yang tersedia dan juga merupakan sumber penghidupan masyarakat desa.
Ide utama adalah bagaimana memformulasikan suatu tatanan untuk penyambutan tamu/wisatawan yang berkunjung ke desa wisata ini sehingga terkoordinir dengan baik, terlayani dengan kesan baik, dan juga dapat berkenalan dan mencicipi kuliner yang tersedia dengan aman, higienis dan menyehatkan. Maka dimulailah dengan perencanaan paket paket wisata murah meriah yang melibatkan seluruh masyarakat desa dalam penyediaannya, pembuatannya, pelaksanaan dan penyuguhannya.
Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga memformulasikan satu nama program untuk desa Hilisimaetano sebagai perwujudan dari rangkaian kegiatan kepariwisataan untuk ditawarkan kepada para wisatawan yang berkunjung ke desa wisata ini, sebagai salah satu sarana promosi yang diharapkan mampu menarik perhatian publik dalam kepariwisataan dan juga dapat diterapkan di desa lain yang nota bene bergerak dalam bidang yang sama.
Dalam mengembangkan inovasi ini beberapa kendala juga dihadapi oleh DISBUDPARPORA sebagai leading sektor pengembangan desa wisata, terutama dalam mengadaptasikan program PAKADES ini, dimulai dari perencanaan, penyatuan persepsi, dan dalam meramu sumber daya yang ada serta menciptakan satu bentuk paket wisata yang dapat disuguhkan kepada khalayak ramai terutama kepada para pencinta pariwisata, yang menggabungkan konsep alam, kuliner dan budaya.
Minimnya pengetahuan tentang kepariwisataan dan konsep pengembangannya serta kurangnya keterampilan dan keahlian para pelaku wisata, bahkan juga kurangnya tenaga profesional yang sungguh memberi perhatian untuk inovasi ini, menjadi kendala utama. 
Pemahaman tentang inovasi begitu kabur, dan kegiatan kegiatan yang dilaksanakan secara kedinasan lebih terarah kepada apa yang telah tercantum dalam DPA. Sehingga kesulitan dalam perihal penganggaran, merupakan tambahan permasalaahan yang dihadapi oleh tim.
Perencanaan awal melalui beberapa tahapan antara lain
1.    Verifikasi kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain
a.    Penyambutan tamu di gerbang desa dengan tari-tarian
b.    Penyematan/pemakaian tanda kenangan ucapan selamat datang dari kerajinan tangan
c.     Suguhan air kelapa muda sebagai welcome drink
d.    Penampilan-penampilan sanggar dan atraksi budaya lainnya di halaman desa
e.    Suguhan kuliner tradisional
f.      Village and souvenir sightseeing
g.    Paket paket wisata pilihan
 
2.    Survey lokasi dan pemetaan potensi dan sumber daya
3.    Verifikasi potensi dan ketersediaan bahan dan sumber daya dari pelaku usaha pariwisata di desa
4.    Pembinaan dan pelatihan untuk pokdarwis desa
5.    Penetapan SOP penerimaan tamu dan paket wisata yang mengikutinya
6.    Pertemuan rutin dengan pokdarwis, pengurus/perangkat desa dan BUMDES untuk perencaan, pelaksanaan dan pengawasan