Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

E-Learning RSUD Aek Kanopan

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : ASN
Bentuk Inovasi : Inovasi Tata Kelola Pemerintah Daerah
Tujuan Inovasi :

Membuat dan mengembangkan platform e-learning lokal terpadu melalui aplikasi yang mengintegrasikan proses pembelajaran dan evaluasi materi-materi seputar kesehatan dan rumah sakit.

Manfaat Inovasi :

E-learning merupakan metode pembelajaran yang dilakukan secara online dan dapat membawa banyak manfaat bagi rumah sakit, antara lain:

  1. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran: E-learning memungkinkan pegawai dan staf rumah sakit untuk mempelajari materi pelatihan dan pembelajaran secara mandiri, tanpa perlu menghadiri kelas fisik atau meluangkan waktu untuk perjalanan. Hal ini dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran, serta memungkinkan pegawai dan staf rumah sakit untuk belajar dengan cara yang paling nyaman dan sesuai dengan jadwal kerja mereka.
  2. Menekan biaya pelatihan: Dengan e-learning, rumah sakit dapat menghemat biaya pelatihan seperti biaya transportasi, penginapan, dan biaya kegiatan pelatihan. Selain itu, rumah sakit juga dapat menghindari biaya overhead yang biasanya terkait dengan kelas fisik seperti biaya sewa ruangan, biaya listrik, dan biaya pemeliharaan gedung.
  3. Meningkatkan kualitas layanan kesehatan: E-learning dapat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit. Dengan pelatihan dan pembelajaran yang lebih baik dan terstruktur, pegawai dan staf rumah sakit dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan mereka, serta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang prinsip-prinsip klinis dan etika medis. 
  4. Mengoptimalkan penggunaan waktu: E-learning memungkinkan pegawai dan staf rumah sakit untuk belajar pada waktu yang paling cocok dengan jadwal kerja mereka. Hal ini dapat membantu mengoptimalkan penggunaan waktu dan meningkatkan produktivitas dan efisiensi
  5. Mempercepat proses akreditasi: E-learning dapat membantu mempercepat proses akreditasi rumah sakit dengan memastikan bahwa pegawai dan staf rumah sakit memenuhi persyaratan akreditasi terkait dengan peningkatan kompetensi. Selain itu, e-learning juga dapat memfasilitasi pelacakan kemajuan belajar dan memudahkan evaluasi dan penilaian.
Hasil Inovasi :

Aplikasi E-Learning RSUD Aek Kanopan dengan Berbagai Modul pembelajaran untuk Staf dan Pegawai Rumah Sakit.

Waktu Uji Coba : 2023-09-18
Waktu Implementasi : 2023-09-25
Rancang Bangun Inovasi :

Kebutuhan akan e-learning atau pembelajaran elektronik semakin penting di era digital saat ini, terutama bagi pegawai dan staf rumah sakit yang membutuhkan akses cepat dan efektif ke informasi terbaru dalam bidang kesehatan. Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan dalam sistem kesehatan, tugas dan tanggung jawab pegawai dan staf rumah sakit semakin kompleks. Mereka harus terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka untuk menjaga kualitas layanan kesehatan yang diberikan.

E-learning dapat membantu pegawai dan staf rumah sakit untuk mengakses informasi terbaru dan meningkatkan keterampilan mereka dengan cara yang fleksibel dan efisien. Dalam sebuah rumah sakit, pelatihan dan pengembangan karyawan dapat memakan waktu dan biaya yang signifikan. Namun, dengan e-learning, materi pelatihan dapat diakses secara online kapan saja dan di mana saja, mengurangi biaya dan waktu yang diperlukan untuk pelatihan langsung.

Selain itu, e-learning juga membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit. Pegawai dan staf rumah sakit yang terus memperbarui pengetahuan mereka dapat memberikan perawatan yang lebih baik dan lebih efektif bagi pasien. Hal ini juga dapat membantu mengurangi kesalahan medis dan meningkatkan kepercayaan pasien terhadap layanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit.

Akreditasi rumah sakit merupakan proses evaluasi dan pengakuan atas kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit. Dalam proses akreditasi, rumah sakit harus memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi yang berwenang. Salah satu faktor yang diperhatikan dalam proses akreditasi adalah peningkatan kualitas dan kompetensi pegawai dan staf rumah sakit.

E-learning dapat menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan kompetensi pegawai dan staf rumah sakit dalam rangka memenuhi standar dan persyaratan akreditasi rumah sakit. Dengan e-learning, pegawai dan staf rumah sakit dapat mengakses materi pelatihan dan pembelajaran secara online, dan melakukan pembelajaran mandiri dengan waktu yang fleksibel. E-learning juga dapat memungkinkan penilaian dan evaluasi yang tepat terhadap kemajuan belajar pegawai dan staf rumah sakit.

Selain itu, e-learning juga dapat membantu rumah sakit untuk memenuhi persyaratan akreditasi terkait dengan peningkatan kompetensi pegawai dan staf rumah sakit. Dalam beberapa standar akreditasi, lembaga akreditasi menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pegawai dan staf rumah sakit, dan memperhatikan upaya rumah sakit untuk meningkatkan kompetensi tersebut.

Kebutuhan e-learning untuk pegawai dan staf rumah sakit sangat penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit. E-learning dapat membantu pegawai dan staf rumah sakit untuk memperbarui pengetahuan mereka dengan cara yang fleksibel dan efisien, dan pada saat yang sama mengurangi biaya dan waktu yang diperlukan untuk pelatihan langsung.

Rumah Sakit Umum Daerah Aek Kanopan akan melaksanakan Akreditasi Rumah Sakit pada Tahun 2023 ini.  Tentu dengan jumlah total pegawai lebih dari 400 orang akan cukup sulit untuk memberikan pelatihan secara tatap muka terutama untuk materi bantuan hidup dasar, komunikasi efektif, dan materi pencegahan dan pengendalian infeksi yang penting dalam proses akreditasi.

Peningkatan mutu pelayanan BPJS Kesehatan di Era Ina-CBGs juga dapat menjadi fokus penting dalam konteks e-learning untuk pegawai dan staf rumah sakit. Ina-CBGs (Indonesia Case Base Groups) adalah sistem pengelompokan kasus penyakit yang digunakan oleh BPJS Kesehatan untuk mengatur pembayaran layanan kesehatan. Sistem ini memiliki tujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Dalam konteks ini, e-learning dapat membantu pegawai dan staf rumah sakit untuk memahami dengan lebih mendalam tentang sistem Ina-CBGs, termasuk proses klaim, pengelompokan kasus penyakit, dan persyaratan dokumentasi yang diperlukan. E-learning dapat menyediakan modul-modul pelatihan yang merinci cara-cara untuk menjalankan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan sistem Ina-CBGs.

Untuk itu, perlu dikembangkan sebuah layanan e-learning yang aksesibel dan fleksibel terutama dalam pembelajaran materi-materi utama di atas. Berdasarkan latar belakang tersebut maka perlu dikembangkan sebuah inovasi tata kelola pemerintahan atau inovasi lainnya dalam hal ini manajemen peningkatan keterampilan secara online melalui konsep e-learning di RSUD Aek Kanopan Kabupaten Labuhanbatu Utara.