Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

Panen Kurma di Dataran Tinggi Tanah Karo

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :
  1. Pengembangan komoditas perkebunan khususnya kurma di Kabupaten karo;
  2. Tersedianya buah kurma sebagai penganekaragaman pangan di Kabupaten Karo
Manfaat Inovasi :
  1.  Meningkatkan pendapatan petani kurma karena kurma merupakan komoditas bernilai ekonomis;
  2. Kurma merupakan buah kesehatan yang dapat mencegah dan mengobati banyak penyakit seperti penyakit kanker, jantung, gangguan pencernaan,anemia, dan meningkatkan kesuburan pada wanita;
  3. Meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Karo;
  4. Meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Karo dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke lahan kurma.
Hasil Inovasi :

Tersedianya buah kurma di Kabupaten Karo yang dapat di panen secara langsung

Waktu Uji Coba : 2021-01-08
Waktu Implementasi : 2021-12-03
Rancang Bangun Inovasi :

Kabupaten Karo merupakan salah satu daerah pertanian di Provinsi Sumatera Utara yang dikenal dengan produksi hortikultura seperti buah-buahan, sayur, dan bunga. Secara geografis, Kabupaten Karo berada pada jajaran Bukit Barisan dan memiliki dua gunung berapi yang aktif. Wilayah Kabupaten Karo berada pada ketinggian 200-1.500 m di atas permukaan laut dan sebagian besar merupakan dataran tinggi. Karena ketinggian tersebut, Tanah Karo Simalem, sebutan dari Kabupaten Karo mempunyai iklim yang sejuk dengan suhu berkisar 15-23o C.  Sektor pertanian Kabupaten Karo tidak hanya bertumpu pada komoditas hortikultura, tetapi juga komoditas tanaman pangan dan komoditas tanaman perkebunan. Komoditas tanaman pangan unggulan di Kabupaten Karo antara lain padi dan jagung. Komoditas tanaman perkebunan unggulan di Kabupaten Karo adalah kopi, kakao, dan tembakau. Namun berbeda secara umum dengan potensi dan kebiasaan pertanaman petani di Kabupaten Karo, salah satu petani di Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket,, Bapak Bena Ukur Tarigan, dalam beberapa tahun terakhir mulai mengembangkan pertanaman kurma.  Pertanaman kurma yang saat ini berkembang di Kabupaten Karo merupakan peristiwa tumbuhnya tanaman Timur Tengah yang tidak biasa terjadi di wilayah tropis seperti Indonesia. Habitat tumbuhan kurma umumnya yang diketahui oleh banyak orang adalah wilayah dengan iklim dan cuaca khas Timur Tengah yang panas dan padang pasir yang tandus. Petani di Kabupaten Karo berani untuk mengembangkan kurma di dataran tinggi Karo karena di wilayah tropis lainnya seperti Malaysia dan Thailand, kurma juga dapat tumbuh dan berbuah. Bapak Bena Ukur Tarigan mengembangkan tanaman kurma di lahan seluas 1,8 ha. Teknis budidaya tanaman kurma yang dikembangkan tidak jauh berbeda dengan tanaman palem lainnya seperti kelapa dan kelapa sawit. Keberanian dan ketekunan Bapak Bena Ukur Tarigan dalam berbudidaya kurma membuahkan hasil dengan pada tahun 2020, tanaman kurma yang ditanam pada tahun 2017 menghasilkan buah. Buah kurma yang dihasilkan memberi perubahan nyata bahwa tanaman kurma dapat tumbuh dan berbuah di dataran tinggi Karo. Hal ini juga menarik banyak pengunjung baik dari Kabupaten Karo maupun dari luar daerah yang ingin melihat langsung dan membeli kurma dari lahan kurma di dataran tinggi Tanah Karo.