Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

Gerakan Belanja Bersama Kebutuhan Dapur dan Harian di Pasar Rakyat (Grebek Dahsyat)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

Tujuan dari Gerakan Belanja Bersama Kebutuhan Dapur dan Harian di Pasar Rakyat (Grebek Dahsyat) yang dilakukan yaitu :

1.  Peningkatan aktivitas dunia usaha

2.  Menjaga stabilitas inflasi harga bahan pokok

3. Memberikan dukungan, melindungi dan memajukan para pedagang rakyat

4. Mengurangi kesenjangan sosial antara ASN dengan pedagang pasar rakyat

Manfaat Inovasi :

Manfaat dari Grebeg Dahsyat ini adalah:

1. Meningkatnya jumlah pengunjung pasar

2. Terpenuhinya kebutuhan masyarakat dengan berbagai macam produk lokal yang jajakan dipasar

Hasil Inovasi :

Hasil dari Inovasi Daerah ini yaitu:

1.  Meningkatnya pendapatan pedagang pasar

2.  Meningkatnya konsumsi produk lokal

3. Meningkatnya PAD Kabupaten Serdang Bedagai dari retribusi pasar dan sampah.

Waktu Uji Coba : 2021-01-08
Waktu Implementasi : 2021-04-05
Rancang Bangun Inovasi :

Seperti  yang diketahui, COVID-19 tak hanya berdampak pada sosial dan kesehatan, namun juga pada ekonomi nasional bahkan global. Dampaknya mulai terasa pada triwulan II tahun 2020 dan terus berlanjut hingga sekarang. Salah satu penggerak ekonomi nasional adalah konsumsi dalam negeri, semakin banyak konsumsi maka ekonomi akan bergerak. Konsumsi sangat terkait dengan daya beli masyarakat.

 Lesunya transaksi jual beli di pasar rakyat ini juga terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai. Sampai saat ini, setidaknya ada 26 pasar rakyat yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai seperti Pasar Perbaungan, Pasar Sei Rampah, Pasar Sei
Buluh, Pasar Tanjung Beringin dan lain-lain. Adapun jumlah pedagang yang berdagang dipasar-pasar rakyat tersebut lebih kurang 1.860 orang yang juga berdomisili di KabupatenSerdang Bedagai. Ditambah lagi dengan kondisi pasar yang kurang nyaman menjadi tantangan sendiri bagi keberlanjutan pasar tersebut. Akhirnya pasar tradisional hanya diramaikan oleh konsumen dari penduduk dengan strata ekonomi menengah ke bawah.

Menyadari kondisi ini terjadi di pasar-pasar rakyat, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai mengeluarkan kebijakan Gerakan Belanja Bersama Kebutuhan Dapur dan Harian di Pasar Rakyat (Grebek Dahsyat) yang diwajibkan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Kabupaten Serdang Bedagai baik yang berdomisili di Kabupaten Serdang Bedagai ataupun di luar Kabupaten Serdang Bedagai untuk berbelanja kebutuhan pokok sehari-harinya di pasar- pasar rakyat yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai. 

Perintah ini dikhususkan kepada ASN karena ASN adalah salah satu kelompok masyarakat yang cenderung stabil secara pendapatan di masa pandemi dapat diandalkan untuk ikut membantu menghidupkan kegiatan jual-beli di pasar rakyat sehingga bisa menggerakkan perekonomian lokal. Dengan meningkatnya pendapatan para pedagang pasar rakyat perolehan Pendapatan Asli Daerah dari sektor retribusi pasar dan retribusi sampah juga meningkat.

Gerakan belanja di pasar rakyat ini diberinama Gerakan Belanja Bersama Kebutuhan Dapur dan Harian di Pasar Rakyat (Grebek Dahsyat) yang dicanangkan oleh Bupati Serdang Bedagai dilakukan pada pekan pertama setiap bulannya. Selain itu, khusus untuk Pasar Sei Rampah yang berlokasi ibukota Kabupaten Serdang Bedagai, kegiatan Grebek Dahsyat ini dilakukan setiap hari minggu oleh beberapa Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai.