Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

Sistim Informasi Identitas Masyrakat Non Register (NONE SIMIDA)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : ASN
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

Meningkatnya efektifitas pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Bagi Non Register melalui Sistem Informasi Identitas Masyarakat Non Register

Manfaat Inovasi :

Meningkatnya pelayanan publik yang efektif, cepat, nyaman, mudah, transparan, dan pasti bagi masyarakat fakir miskin dan tidak mampu dalam pelaksanaan Program Non Register

Hasil Inovasi :

Adapun hasil yang diharapka dengan adanya aplikasi NONE SIMIDA ini adalah sebagai berikut:

  1. Bagi Pimpinan

• Dengan adanya sistem ini jauh lebih mudah dan fleksibel untuk di sosialisasi kan ke masyarakat/wakil masyarakat dalam pengecekan kepersertaannya.

• Evaluasi terkait perencanaan dan pelaporan lebih baik dengan adanya sistem NONE SIMIDA ini.

• Seluruh masyarakat dapat mengecek sendiri status kepersertaannya dan rumah sakit bisa langsung merujuk pasien non register melalui sistem ini tanpa harus berkoordinasi melalui telepon/hp dan dengan adanya pengaduan masyarakat di dalam sistem pimpinan dapat mengecek secara langsung agar dapat di evaluasi.

  1. Bagi Organisasi

Citra dan Kinerja organisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara akan jauh lebih baik. Melalui penggunaan aplikasi ini, organisasi dapat mengetahui pengaduan kritik/saran agar dapat di evaluasi supaya menjadi pelayanan yang prima.

  1. Bagi Rumah Sakit Rumah Sakit lebih mudah mendapat kepastian bahwa masyarakat sesuai syarat untuk menjadi pengguna program non register sesuai dashboard informasi yang sudah di tetapkan pada aplikasi none simida

.

  1. Masyarakat Masyarakat sebagai social control akan lebih mudah mengetahui secara mandiri status kepersertaan untuk menentukan langkah berikutnya untuk ke RSUD mendapat perawatan. Misalnya dari informasi kepersertaan yang ada di aplikasi terinfo : “maaf data anda belum ditemukan” artinya masyarakat tersebut belum menjadi peserta dan bisa langsung ke RSUD sesuai dengan identitas masyarakat tersebut. Masyarakat juga diharapkan dapat memberikan masukan yang lebih baik kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

 

Waktu Uji Coba : 2023-07-13
Waktu Implementasi : 2023-08-13
Rancang Bangun Inovasi :

DATA UMUM Nama Inovasi : Sistem Informasi Manajemen Stok Obat (SIM SOBAT) Tahapan : Implementasi Inisiator : UPTD Khusus Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Jenis Inovasi : Teknologi Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Kesehatan Urusan Inovasi : Urusan Pemerintahan Bidang Kesehatan RANCANG BANGUN I. DASAR HUKUM 1. Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit; 2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis; 3. Surat Keputusan Direktur UPTD Khusus Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara Nomor : 188.4/496/RSJ/III/2024 Tentang Tim Percepatan Implementasi Rekam Medis Elektronik UPTD Khusus Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara II. PERMASALAHAN A. Makro Permasalahan makro terkait penyediaan data pasien yang terintegrasi dalam satu sistem yang dapat diakses oleh rumah sakit lain untuk peningkatan penegakan diagnosa oleh dokter dan diakses oleh lembaga lain yang terkait dengan pelayanan pasien. B. Mikro Permasalahan mikro terkait akses data pasien dari pelayanan satu ke pelayanan yang lain yang mempengaruhi kualitas data dan kualitas pelayanan oleh dokter atau profesional pemberi asuhan (PPA) lainnya. III. ISU STRATEGIS A. Nasional Dalam konteks nasional, isu strategis terkait kurangnya data dan informasi yang dapat diakses oleh dokter ketika berobat ke rumah sakit yang berbeda sehingga mempengaruhi penegakan diagnose oleh dokter. B. Lokal Di tingkat lokal, isu strategis dalam hal penyediaan data pasien yang tidak terintegrasi dari satu unit ke unit yang lain sehingga memperlambat proses pelayanan oleh PPA yang ada. Untuk mengatasi isu tersebut, diperlukan aplikasi yang dapat mempermudah akses terhadap data pasien mulai dari proses pendaftaran pasien, penginputan data rekam medis, data layanan penunjang dan layanan lainnya yang dapat diakses dari seluruh unit yang ada di rumah sakit. IV. METODE PEMBAHARUAN A. Kondisi sebelum adanya inovasi Sebelum adanya inovasi seperti aplikasi SIMGOS, keseluruhan kegiatan pelayanan dilakukan secara manual dengan dalam bentuk kertas yang membutuhkan waktu yang lama. B. Kondisi setelah adanya inovasi Setelah adanya aplikasi SIMGOS seluruh pelayanan dilakukan secara elektronik, data pasien dapat diakses dengan cepat dan pelayanan dapat dilaksanakan secara maksimal serta data rekam medis pasien dapat dilakukan proses integrasi dan dikirim ke Data Satu Sehat milik Kementerian Kesehatan V. KEUNGGULAN/KEBAHARUAN Aplikasi ini memiliki berbagai keunggulan yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan serta pemanfaatan informasi terkait data pasien. Berikut adalah beberapa keunggulan utama dari aplikasi-aplikasi tersebut: 1. Aksesibilitas dan Keterjangkauan: • Penghematan Biaya: Mengurangi biaya yang terkait dengan pengumpulan data manual dan menyediakan informasi dengan biaya yang lebih rendah bagi pengguna. 2. Integrasi dan Konsolidasi Data: • Platform Terpusat: Mengintegrasikan berbagai jenis data dari berbagai sumber dalam satu platform terpusat, membuatnya lebih mudah untuk mencari dan mengakses informasi yang relevan. • Data yang Terhubung: Memungkinkan pengguna untuk melihat hubungan antara berbagai data dan mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh. 3. Kualitas dan Akurasi Data: • Data Terbaru: Menyediakan akses ke data yang diperbarui secara berkala, memastikan informasi yang diberikan tetap relevan dan akurat. • Verifikasi Data: Data sering kali diverifikasi dan diperoleh dari sumber yang terpercaya, meningkatkan keandalan informasi yang disajikan. 4. Kemudahan Penggunaan: • Antarmuka Pengguna: Menawarkan antarmuka yang ramah pengguna dan intuitif, memudahkan pengguna dari berbagai latar belakang untuk mengakses dan menggunakan data dengan efektif. • Fitur Pencarian dan Filter: Memungkinkan pengguna untuk mencari dan memfilter data sesuai dengan kriteria spesifik, mempercepat pencarian informasi yang relevan. 5. Keamanan dan Privasi: • Keamanan Data: Menyediakan fitur keamanan seperti enkripsi dan kontrol akses untuk melindungi data dari ancaman keamanan. • Kepatuhan Regulasi: Mematuhi regulasi perlindungan data pribadi dan privasi, menjaga kepercayaan pengguna dan kepatuhan hukum. 6. Pemantauan dan Pelaporan: • Pemantauan Kinerja: Menyediakan alat untuk memantau dan mengevaluasi kinerja investasi atau proyek, memungkinkan penyesuaian dan perbaikan yang cepat. • Laporan Terperinci: Menyediakan laporan dan ringkasan yang komprehensif untuk mendukung pengambilan keputusan dan strategi bisnis. 7. Inovasi Berkelanjutan: • Pembaruan Berkala: Terus-menerus memperbarui dan menambahkan fitur baru, serta meningkatkan fungsionalitas aplikasi seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pengguna. • Adaptasi terhadap Teknologi Baru: Mengintegrasikan teknologi terbaru untuk meningkatkan analisis data, visualisasi, dan interaksi pengguna. VI. CARA KERJA INOVASI Tahapan kerja aplikasi penyediaan data potensi dan peluang usaha/investasi umumnya mencakup berbagai langkah yang memastikan data dikumpulkan, diproses, dan disajikan secara efektif untuk mendukung pengambilan keputusan. Berikut adalah tahapan kerja utama yang biasanya terlibat: 1. Perencanaan dan Analisis Kebutuhan: • Identifikasi Kebutuhan Pengguna: Mengidentifikasi kebutuhan dan harapan pengguna aplikasi, termasuk jenis data yang diperlukan, fitur yang diinginkan, dan tujuan penggunaan aplikasi. • Analisis Kebutuhan Data: Menentukan jenis data yang dibutuhkan, sumber data yang relevan, dan bagaimana data tersebut akan mendukung pengambilan keputusan investasi. 2. Pengumpulan Data: • Sumber Data: Melakukan pengumpulan data terkait pada internal rumah sakit terkait pengguna dan data penunjang lain yang terkait dengan data layanan. 3. Penginputan Data: Data yang sudah dikumpulkan yang terkait dengan layanan diinput ke aplikasi sehingga data dapat digunakan saat penggunaan aplikasi pada saat pelayanan. 4. Integrasi Data: • Konsolidasi Data: Menggabungkan data dari berbagai sumber ke dalam sistem terpusat atau database untuk memastikan informasi yang komprehensif dan terpadu. • Integrasi Sistem: Menghubungkan sistem data dengan aplikasi dan alat lain untuk memastikan aliran data yang lancar dan interoperabilitas. 5. Uji Coba dan Pengujian: Melakukan pengujian aplikasi untuk memastikan bahwa semua fitur berfungsi dengan baik dan data disajikan dengan akurat. 6. Peluncuran dan Implementasi: • Peluncuran Aplikasi: Meluncurkan aplikasi ke pengguna akhir, baik secara internal dalam organisasi atau publik, tergantung pada tujuan aplikasi. • Pemantauan Kinerja: Memantau kinerja aplikasi dan penggunaan data untuk mengidentifikasi masalah atau kebutuhan perbaikan. 7. Pemeliharaan dan Pembaruan: • Pembaruan Data: Memperbarui data secara berkala untuk memastikan bahwa informasi tetap akurat dan relevan. • Perbaikan dan Peningkatan: Menangani bug, melakukan perbaikan, dan meningkatkan aplikasi berdasarkan umpan balik pengguna dan perubahan kebutuhan. 8. Dukungan Pengguna dan Pelatihan: • Dukungan Teknis: Menyediakan dukungan teknis untuk membantu pengguna dalam mengatasi masalah atau kesulitan yang mereka hadapi saat menggunakan aplikasi. • Pelatihan Pengguna: Menyediakan pelatihan atau panduan bagi pengguna untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi dan memahami fitur serta data yang disediakan. 9. Evaluasi dan Penyesuaian: • Evaluasi Efektivitas: Menilai efektivitas aplikasi dalam memenuhi kebutuhan pengguna dan mencapai tujuan yang ditetapkan. • Penyesuaian Strategis: Melakukan penyesuaian strategis dan fungsional berdasarkan hasil evaluasi dan umpan balik untuk meningkatkan performa dan relevansi aplikasi. Dengan mengikuti tahapan kerja ini, aplikasi penyediaan data potensi dan peluang usaha/investasi dapat berfungsi dengan baik untuk membantu pengguna dalam pengambilan keputusan yang lebih informasi dan strategi TUJUAN INOVASI DAERAH Aplikasi penyediaan data potensi dan peluang usaha/investasi bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam dunia bisnis dan investasi. Tujuan-tujuan utama dari pembentukan aplikasi ini meliputi: 1. Meningkatkan Akses dan Transparansi Data: • Akses Mudah: Mempermudah akses ke informasi potensi dan peluang usaha bagi pelaku usaha, investor, dan pemangku kepentingan lainnya. • Transparansi Informasi: Menyediakan data yang jelas dan terbuka, sehingga semua pihak memiliki informasi yang sama dan dapat membuat keputusan berdasarkan data yang akurat. 2. Mendukung Pengambilan Keputusan: • Keputusan Berbasis Data: Memberikan informasi yang relevan dan terkini untuk mendukung pengambilan keputusan investasi dan strategi bisnis yang lebih baik. • Analisis dan Prediksi: Menyediakan alat analisis untuk mengevaluasi peluang dan risiko, serta membuat proyeksi berbasis data untuk masa depan. 3. Meningkatkan Kualitas Data dan Pelayanan: • Data yang Terverifikasi: Menyediakan data yang terverifikasi dan berkualitas tinggi, meningkatkan keandalan informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan. • Pelayanan Pengguna: Menawarkan pelayanan pengguna yang baik dengan dukungan teknis dan fitur yang memudahkan pemanfaatan data. Dengan tujuan-tujuan ini, aplikasi penyediaan data potensi dan peluang usaha/investasi berkontribusi pada pembuatan keputusan yang lebih baik, efisiensi yang lebih tinggi dalam pengelolaan data, dan peningkatan pertumbuhan ekonomi serta daya saing di berbagai sektor. MANFAAT Tersedianya aplikasi penyediaan data potensi dan peluang usaha/investasi memberikan berbagai manfaat yang signifikan bagi pelaku usaha, investor, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari adanya aplikasi tersebut: 1. Akses yang Lebih Mudah dan Cepat: • Informasi Tersedia Secara Online: Data dan informasi dapat diakses kapan saja • Pengurangan Waktu Pencarian: Mempercepat proses pencarian dan pengumpulan data dengan menyediakan platform terpusat yang menyimpan informasi yang relevan. 2. Pengambilan Keputusan yang Lebih Terinformasi: • Keputusan Berbasis Data: Membantu manajemen rumah sakit membuat keputusan yang lebih baik dan terinformasi dengan menyediakan data yang akurat dan terkini. 3. Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas: • Pengelolaan Data Terpusat: Mengurangi duplikasi usaha dan memastikan bahwa data yang digunakan dalam analisis adalah konsisten dan terintegrasi. • Otomatisasi Proses: Mengotomatisasi pengumpulan dan analisis data, mengurangi beban kerja manual dan meningkatkan produktivitas. 4. Kolaborasi dan Partisipasi yang Lebih Baik: • Kolaborasi Multi-Pihak: Mendorong kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan seperti instansi lainnya atau Kementerian terkait. • Partisipasi Publik: Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses pengumpulan dan pembaruan data, sehingga data menjadi lebih representatif. 5. Kualitas Data dan Pelayanan yang Lebih Baik: • Data Berkualitas Tinggi: Menyediakan data yang terverifikasi dan berkualitas tinggi, meningkatkan keandalan informasi yang digunakan untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat. • Pelayanan Pengguna: Menawarkan dukungan teknis dan panduan yang membantu pengguna dalam memanfaatkan aplikasi dengan maksimal. HASIL dengan adanya aplikasi SIMGOS ini pelayanan yang diberikan kepada masyarakat lebih efisien dan efektif, memudahkan PPA dalam memberikan pelayanan serta data pasien yang dapat dikirim secara elektronik ke Data Satu Sehat Kementerian Kesehatan serta akses data kesehatan pribadi oleh masyarakat sendiri.