Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

AKU SAHABAT ODGJ

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : ASN
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

Tujuan Umum :

  1. Meningkatkan derajat kesehatan jiwa di Indonesia sebagai bagian dari derajat kesehatan    masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Gunung Tua.
  2. Meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jiwa.
  3. Meningkatnya upaya untuk mencegah gangguan jiwa. Terdeteksi dan tertanggulanginya masalah kesehatan jiwa secara komprehensip.

 

Tujuan Khusus :

  1. Tercapainya penurunan angka penderita gangguan kesehatan jiwa.
  2. Terlaksananya talalaksana Program kesehatan jiwa sesuai standar.
  3. Diketahuinya situasi epidemiologi dan besarnya masalah penyakit gangguan kesehatan jiwa di masyarakat, sehingga dapat dibuat perencanaan dalam pencegahan, penanggulangan maupun pengobatan di semua jenjang pelayanan.
  4. Terwujudnya masyarakat yang mengerti, menghayati dan melaksanakan hidup sehat jiwa melalui promosi program kesehatan jiwa yang terintegrasi
  5. Tersusunnya rencana kegiatan Pengendalian Penyakit gangguan kesehatan jiwa masyarakat di suatu wilayah kerja yang meliputi target, kebutuhan sasaran dan pengelolaannya.
Manfaat Inovasi :

1.ODGJ bisa rutin minum obat setiap hari

2.ODGJ mulai bisa berinteraksi dengan petugas kesehatan yg berkunjung

3.ODGJ sudah mulai mau membersihkan diri sendiri

4.Masyarakat tidak malu lagi dengan keadaan pasien ODGJ dan keluarga

   sudah mulai terbuka untuk melaporkan keadaan keluarga yg mengalami 

   gangguan jiwa

5.Mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Hasil Inovasi :

.Semua ODGJ diwilayah UPTD Puskesmas Gunung Tua terjaring dan rutin dikunjungi kerumah setiap bulan

 

2.Semua ODGJ sudah rutin minum obat dan sudah terkontrol setiap hari

 

3.Masyarakat sudah paham dan tidak malu lagi untuk memeriksakan keluarga yang gangguan jiwa ke puskesmas gunung tua

 

4.ODGJyang dikunjungi sudah mau berinteraksi dengan petugas yg berkunjung kerumah ODGJ

Waktu Uji Coba : 2019-01-04
Waktu Implementasi : 2020-01-06
Rancang Bangun Inovasi :

Masalah kesehatan jiwa di keluarga dan masyarakat semakin meningkat, terlihat dari banyaknya tindak kekerasan (KDRT,), kenakalan remaja (anak jalanan, kecanduan game, tawuran), penyalahgunaan narkoba, bahkan begitu mudahnya melakukan tindakan bunuh diri. Kurangnya pengetahuan, akses yang sulit dijangkau, dan keterbatasan tenaga kesehatan jiwa merupakan beberapa penyebab gangguan jiwa tidak terdeteksi di keluarga dan masyarakat.

Masalah kesehatan jiwa memiliki ruang lingkup yang luas dan menimbulkan beban yang besar bagi masyarakat. Terdapat beragam gangguan kejiwaan yang sesungguhnya dialami oleh masyarakat, bukan hanya gangguan psikotik, namun gangguan cemas, depresi dan gangguan jiwa yang tampil dalam bentuk berbagai keluhan fisik.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan jiwa yang memadai agar tercapai pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat, maka dikembangkan upaya pelayanan kesehatan yang memanfaatkan fasilitas kesehatan yang sudah ada dan merupakan ujung tombak dari sistem pelayanan kesehatan, yaitu Puskesmas. Di UPTD Puskesmas  Gunung Tua, pelayanan kesehatan jiwa telah dikembangkan sejak tahun 2011, bersama dokter umum,perawat,bidan dan tenaga kesehatan lainnya.