Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

Pelayanan Kesehatan Publik Dengan Breath Analyzer Kit Untuk Skrining Kanker Payudara Berbasis Teknologi Multisensor

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : Masyarakat
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

untuk meningkatkan deteksi dini kanker payudara melalui hembusan nafas dengan memanfaatkan teknologi multisensor sebagai perangkat skrining awal yang berfokus pada penyediaan layanan kesehatan primer yang lebih cepat, efisien, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Serta juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dalam mengurangi angka morbiditas dan mortalitas akibat kanker payudara, serta memungkinkan pemberian intervensi atau terapi yang tepat waktu sehingga meningkatkan peluang kesembuhan dan kualitas hidup pasien/masyarakat

Manfaat Inovasi :

Efisiensi dari hasil inovasi

a.    Proses deteksi dini kanker payudara menjadi lebih cepat dengan penggunaan teknologi multisensor, karena tidak memerlukan waktu yang lama untuk pemeriksaan seperti pada metode konvensional seperti mammografi atau biopsi. Hal ini memungkinkan pemberian intervensi dan pengobatan yang lebih awal, meningkatkan peluang kesembuhan dan mengurangi biaya pengobatan jangka panjang.

b.    Metode deteksi kanker payudara menggunakan teknologi multisensor cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan metode konvensional. Biaya untuk pemeriksaan dan pengujian dapat dikurangi, sehingga lebih banyak orang dapat mengakses layanan deteksi dini tanpa terbebani oleh biaya yang tinggi.

c.    Sumber daya kesehatan seperti tenaga medis, peralatan medis, dan fasilitas kesehatan dapat dialokasikan dengan lebih efektif. Hal ini membantu mengurangi beban sistem kesehatan, meningkatkan kapasitas pelayanan, dan memperbaiki aksesibilitas bagi masyarakat yang membutuhkan.

d.    Mengurangi kecemasan dan stres yang dialami oleh pasien. Ketika hasil tes tersedia dengan cepat, pasien dapat segera mendapatkan kepastian tentang kondisi kesehatannya dan memulai proses pengobatan jika diperlukan.

 

Dampak terhadap peningkatan ekonomi dan/atau dampak sosial dan lingkungan, peningkatan pelayanan publik, dan tata kelola pemerintahan

a.    Pengurangan biaya untuk deteksi dini dan pengobatan kanker payudara dapat mengurangi beban finansial yang ditanggung oleh individu, keluarga, dan sistem kesehatan secara keseluruhan.

b.    Meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi deteksi dini kanker payudara, lebih banyak orang akan menerima perawatan kesehatan yang tepat waktu dan efektif

c.    Meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan dengan menyediakan akses yang lebih mudah dan efisien ke layanan deteksi dini, pemerintah dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

d.       Membantu meningkatkan tata kelola pemerintahan di sektor kesehatan. Dengan mengadopsi teknologi yang inovatif dan efisien, pemerintah dapat memperkuat sistem pemantauan dan pengendalian penyakit, serta meningkatkan pengelolaan sumber daya kesehatan secara keseluruhan.

Hasil Inovasi :

1.    Telah dikembangkan teknologi deteksi dini kanker payudara memanfaatkan fusi sensor terintegrasi dengan sistem Arduino Uno sebagai solusi untuk mengurangi prevalensi kanker payudara di Indonesia melalui analisis in-situ VOC pada pernafasan. Teknologi pemeriksaan kesehatan portabel berbasis fusi sensor ini menunjukkan kinerja dan akurasi yang baik.

2.    Perbandingan napas dari tiga pasien penderita kanker payudara menunjukkan sedikit perbedaan antara satu pasien dengan yang lainnya. Sensor-sensor yang digunakan, seperti TGS 813, TGS 822, TGS 2600, dan TGS 2602, menunjukkan respons yang bervariasi terhadap zat-zat volatil dalam napas pasien. Sensor TGS 822 dan TGS 2602 menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam respons mereka terhadap zat-zat volatil, yang diyakini terkait dengan sensitivitas sensor terhadap VOC pada napas yang dihasilkan oleh kondisi sel karisoma pada payudara penderita kanker.

3.    Sensor yang menunjukkan perbedaan tegangan yang lebih signifikan antara pasien penderita dan non-penderita adalah TGS 822 dan TGS 2602.

a.    Sensor TGS 822; Pada pasien penderita, tegangan yang terdeteksi berkisar antara 250 mV hingga ±400 mV dalam waktu 60 detik. Pada wanita non-penderita, tegangan sensor TGS 822 tetap berada pada range sekitar ±400 mV. Perbedaan tegangan yang signifikan antara pasien penderita dan non-penderita terjadi pada sensor TGS 822, di mana pada pasien penderita tegangan cenderung bervariasi, sedangkan pada non-penderita tegangan relatif stabil

Sensor TGS 2602: Pada pasien penderita, tegangan yang terdeteksi berkisar antara 200 mV hingga 250 mV dalam waktu 60 detik. Pada wanita non-penderita, tegangan sensor TGS 2602 tetap berada pada range sekitar ±200 mV. Perbedaan tegangan yang signifikan juga terlihat pada sensor TGS 2602, di mana tegangan pada pasien penderita dan non-penderita memiliki perbedaan yang cukup jelas, meskipun perbedaannya sedikit lebih kecil daripada pada sensor TGS 822.

Waktu Uji Coba : 2022-07-12
Waktu Implementasi : 2023-06-14
Rancang Bangun Inovasi :

Rancang bangun inovasi deteksi dini kanker payudara melalui teknologi multisensor meliputi tahapan perancangan sensor sensitif, pembuatan prototipe perangkat elektronik, pengembangan perangkat lunak analisis data, pengujian klinis untuk validasi kinerja, dan optimisasi hasil. Tujuan utamanya adalah memberikan deteksi dini yang lebih efektif dengan mengurangi biaya dan kerumitan, meningkatkan aksesibilitas pemeriksaan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini kanker payudara. Dengan demikian, inovasi ini diharapkan dapat mengubah paradigma deteksi kanker payudara, meningkatkan efektivitas pengobatan, dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat secara keseluruhan.