Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

LABA (LANSIA BAHAGIA)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

Tujuan dilaksanakannya inovasi Kecamatan Tiganderket (LABA) adalah sebagai Wadah Kegiatan untuk mewujudkan Lansia-lansia Bahagia di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo. Sasaran yang ingin dicapai dengan diterapkannya inovasi Kecamatan Tiganderket, LABA (Lansia Bahagia) adalah Mewujudkan Kesejahteraan Keluarga Lansia di Kecamatan Tiganderket, melalui salah satu program Pemerintah yakni Pemberdayaan Masyarakat Desa, yang mana Lansia adalah salah satu komponen dalam masyarakat desa

Manfaat Inovasi :

Adanya inovasi Laba (Lansia Bahagia) ini dapat dirasakan manfaatnya bagi Masyarakat, dalam hal ini secara langsung manfaat dapat dirasakan oleh para Lansia sendiri, secara tidak langsung keluarga besar dari para lansia baik yang tinggal di desa ataupun di perantauan turut merasakan manfaat dari adanya Inovasi Laba ini, dimana dengan adanya inovasi ini mereka tidak lagi mengkhawatirkan kesehatan mental dan fisik orangtuanya, secara tidak langsung hal ini membuat mereka tenang bekerja di perantauan karena mereka tahu orangtua mereka mengikuti kegiatan positif dan bersosialisasi/ berorganisasi, orangtua mereka ada yang perhatikan dan ada yang menyemangati di desa.

Sedangkan bagi Pemerintah inovasi ini cukup bermanfaat untuk membantu Pemerintah Mewujudkan Peningkatan Taraf Hidup dan Kesejahteraan Masyarakat Desa, secara khusus Warga Lansia. Inovasi ini juga turut membantu Pemerintah Menaikkan Angka Kesehatan Masyarakat Desa, dikarenakan Kesehatan Mental dan Fisik Lansia Desa yang terjaga.

Jika dipandang dari segi efisiensi, maka Keberadaan Inovasi ini turut membantu Masyarakat mengurangi biaya untuk berobat bolak-balik di usia senja, sebagai dampak dari Lansia Yang Bahagia akan menghasilkan Lansia yang sehat, karena hati yang gembira adalah obat yang manjur untuk Kesehatan mental dan fisik manusia.

Inovasi Laba ini sebenarnya turut menyumbangkan dampak positif dalam pelayanan publik, dimana Lansia dilayani bukan kebutuhan berkas ataupun kebutuhan materinya, namun mereka dilayani dari segi kebutuhan kesehatan mental (holistic) mereka.

Hasil Inovasi :

Adapun Hasil yang didapat dari Pelaksanaan Inovasi dapat dijabarkan dengan kondisi sesudah Inovasi dilaksanakan, yakni sebagai berikut:
a.    Lansia sudah rutin berolahraga dengan diadakannya senam sehat lansia di desa;
b.    Lansia laki-laki sudah mengurangi waktu mereka ke kede kopi dan mereka sudah rajin mengikuti kegiatan Posyandu Lansia;
c.    Lansia memiliki kegiatan rutin setiap bulan, dimana melalui pembinaan dari Tim Inovasi para lansia dibaharui mindset berpikirnya dan tidak lagi meghabiskan waktu untuk berpikiran negatif dan mulai menanamkan di pikiran bahwa mereka berguna dan bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat;
d.    Lansia punya wadah untuk menyalurkan bakat dan hobi, setiap kegiatan lansia diajarkan lagu-lagu penyemangat hidup, diantaranya Mars Lansia, mereka menjadikan mars ini menjadi penyemangat dan pegangan hidup di sisa waktu hidup mereka;
e.    Lansia belajar untuk membentuk organisasi serikat tolong menolong, dan dalam kesempatan ini lansia diberikan ruang untuk menjadi pengurus STM dan lansia diajarkan tugas dan tanggung jawab sebagai Pengurus maupun anggota STM;
f.    Para lansia mulai produktif kembali dengan adanya kegiatan para lansia membuat produk minyak urut atau param untuk kesehatan, yang bisa mereka konsumsi sendiri ataupun mereka jual, para lansia mulai bebas berkreasi mengeluarkan ide mereka untuk memperlengkapi diri mereka dalam mengikuti perlomaan lansia antar desa di Kecamatan Tiganderket, karena prestasi yang lansia peroleh turut memberi dalam meningkatkan Pembangunan manusia di desa secara menyeluruh.
g.    Semakin banyak jumlah Lansia yang datang mengikuti Posyandu Lansia, dan ini turut mendukung Program Pemerintah baik Pemerintah Pusat dan Daerah dalam rangka meningkatkan Kesehatan Masyarakat Desa melaui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Kesimpulannya : Sejak adanya Inovasi Laba Para Lansia mengerti dan sadar peran penting mereka di Tengah Masyarakat dan Keluarga, yakni : Mereka sebagai Pendoa bagi keluarga dan desa mereka, otot memang tak lagi berguna, materi juga tak mampu mereka beri, tapi Doa Lansia sangat dibutuhkan keluarga (anak cucu) mereka dan Desa mereka.

Waktu Uji Coba : 2022-02-07
Waktu Implementasi : 2022-02-14
Rancang Bangun Inovasi :

RANCANG BANGUN :
1. Perancangan Inovasi     
A.    Identifikasi Masalah
Untuk mengidentifikasi permasalahan dilakukan rapat pada tanggal 11/11/2021, dan dihasilkan Ide/Gagasan Inovasi.
B.    Merancang Tahapan Pembuatan Inovasi
Selanjutnya kembali dilakukan rapat koordinasi bersama  Ketua TP. PKK Desa se-Kecamatan Tiganderket dan UPT Kesehatan pada tanggal 18/11/2021, dihasilkan Jadwal Tahapan Pembuatan Inovasi.
C.    Pembentukan Tim
Camat Tiganderket membentuk Tim Inovasi melalui Rapat Pembentukan Tim yang dilaksanakan pada tanggal 07/01/2022 dan menetapkannya melalui SK.
D.    Orientasi dan Penyusunan Agenda Kerja
Ketua Tim Inovasi melakukan rapat perdana bersama seluruh tim pada tanggal 08/01/2022, dihasilkan  Agenda Kerja dan Rapat Tim Inovasi .
2. Pembuatan Inovasi       
A.    Analisa Kebutuhan dan Pengumpulan Data
Tim Inovasi  dan Ketua TP. PKK Desa se-Kecamatan Tiganderket mengadakan Rapat pada tanggal 15/01/2022 untuk menyusun Database seluruh lansia di Kecamatan Tiganderket.
B.    Perancangan Kegiatan Monev Ke Desa
Tim Inovasi turun ke desa pada tanggal 17/01/2022 untuk melakukan monev kondisi lansia di beberapa desa, dan disusunlah jadwal pembinaan ke desa melalui rapat intern tim.
C.    Pembuatan dan Pembagian Jadwal Monev Ke Desa
Pada tanggal 8/01/2022  Ketua Tim Inovasi membagikan jadwal pembina ke desa dan memberikan agenda kerja setiap personil ketika tim.
3.    Ujicoba Inovasi     
A.    Pembinaan Percobaan
Percobaan Pertama Tim Inovasi turun ke Desa Kutagaluh pada tanggal 07/02/2022 melaksanakan ujicoba perdana Inovasi Laba.
B.    Review Atas Hasil Uji Coba
Untuk mengevaluasi atas hasil ujicoba dilaksanakan rapat pada tanggal 08/02/2022, didapati hasil bahwa kegiatan Inovasi Laba ini mendapat antusias tinggi dari semua lansia, dan mendapat respon positif dari Masyarakat Desa Kutagaluh, Pemdes dan BPD Kutagaluh.

4.    Implementasi Inovasi 
Pada tanggal 14/02/2022 dilaksanakan Implementasi Inovasi Laba di Kecamatan  Tiganderket, sesuai permohonan yang datang dari Pemdes kepada Tim Inovasi.

5.    Monitoring/ Evaluasi
Untuk mengevaluasi kebermanfaatan inovasi ini, Kecamatan Tiganderket memberikan Kuestioner Kepuasaan untuk diisi oleh lansia. Dari hasil kuestinoer ini didapati hasil yang memuaskan dari respon lansia.