Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

GEMARIKAN

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

Untuk memotivasi masyarakat secara luas agar mengkonsumsi ikan secara teratur dalam jumlah yang di syaratkan bagi kesehatan agar terbentuk manusia yang sehat cerdas dan kuat

Manfaat Inovasi :

untuk menjadikan manusia yang sehat cerdas dan kuat dan menurunkan stunting

Hasil Inovasi :

GERAKAN MAKAN IKAN

Waktu Uji Coba : 2019-03-19
Waktu Implementasi : 2020-01-07
Rancang Bangun Inovasi :

Komoditas perikanan di Kabupaten Asahan mempunyai peranan yang penting dan strategis dalam pembangunan perekonomian, terutama dalam meningkatkan perluasan kesempatan kerja, pemerataan pendapatan, dan peningkatan taraf hidup Nelayan dan Pembudidaya Ikan, dengan tetap memelihara lingkungan, kelestarian, dan ketersediaan sumber daya ikan. Disamping itu juga komoditas perikanan di Kabupaten Asahan mempunyai peranan dalam  rangka mendukung masyarakat Asahan Cerdas perlu dilaksanakan kegiatan/gerakan makan ikan.

Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) adalah suatau gerakan moral untuk bisa memoifasi masyarakat secara luas agar mengkonsumsi ikan secara teratur dalam jumlah yang di syaratkan bagi kesehatan agar terbentuk manusia yang sehat cerdas dan kuat.Program gemarikan selayaknya di perkenalkan kepada seluruh kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak,remaja,dewasa,serta masa penting untuk pertumbuhan anak seperti pada saat ibu mengandung.

Tumbuh kembang otak terjadi pada masa prenatal sampai 2,5 tahun.Konsumsi makanan yang kurang  mengandung protein merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kekurangan gizi dan menghambat pertumbuhan.Salah satu bahan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi adalah ikan.Ikan di kenal sebagai suatu komoditi yang mempunyai nilai gizi tinggi karna mengandung kadar protein yang tinggi dengan kandungan asam amino bebas yang digunakan untuk metabolisme mikro organisme,produksi amonia,biogenik amin,asam organik,keton, dan komponen sulfur.Gizi yang terkandung dalam daging ikan antara lain vitamin,protein,mineral serta kandungan lemak tidak jenuh dan karbohidrat yang rendah.Komposisi kimia yang utama dari ikan pada umum nya terdiri dari air 66,0 – 84,0% protein 15-24% lemak 0,1-22% dan mineral 0,1-2%.

Konsumsi ikan masyarakat indonesia terbilang masih rendah dengan rata-rata tingkat konsumsinya 41kg/kapita/tahun. Keadaan tersebut masih jauh bila dibandingkan dengan negara Salaysia,Singapura dan Jepang. Tingkat konsumsi ikan di Malaysia mencapai 70kg/kapita/tahun,Singapura 80kg/kapita/tahun, Jepang 100kg/kapita/tahun. Rendahnya tingkat konsumsi ikan di Indonesia di sebabkan oleh beberapa aspek seperti selera bau dan rasa amis yang ditimbulkan,ikan tidak tersedia secara merata disetiap daerah karena lokasi yang jauh dari sumber ikan,prodak olahan ikan masih sangat rendah,dan faktor ekonomi.
Gemarikan juga akan dirasakan bagi UMKM yang bergelur di dunia perikanan, selain itu juga dapat membantu meningkatkan perekonomian nelayan dan petani ikan.

Sehingga selain berdampak positif pada pengonsumsinya, juga mendatangkan berkah bagi penjualnya, apalagi jika gerakan ini diimbangi dengan peningkatan Program pemberdayaan dan perlindungan kepada pelaku usaha perikanan.

Kabupaten Asahan saat ini gencar mengatasi masalah stunting karena itu gemarikan memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan diharapkan dapat memberikan manfaat yang positif dalam meningkatkan tingkat konsumsi ikan dengan menyediakan produk olahan ikan yang disukai anak anak serta dengan harga terjangkau