Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

SAMPO-MAGGOT

Tahapan Inovasi : Inisiatif
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : Masyarakat
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

Tujuan dari inovasi SAMPO-MAGGOT adalah:

  1. Menciptakan strategi kolaborasi stakeholder Kota Gunungsitoli dalam pengelolaan sampah.
  2.  Mengurangi volume sampah organik yang masuk ke TPA dan mengurangi dampak negatif terhadap kerusakan lingkungan.
  3. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengolahan sampah organik di Kota Gunungsitoli.
  4.  Menciptakan nilai tambah ekonomi melalui produksi maggot BSF sebagai pakan alternatif dalam budidaya ikan air tawar.
  5.  Edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
  6. Dapat meningkatkan produktivitas pakan alternatif budidaya, serta menjaga keindahan/estetika lingkungan.
Manfaat Inovasi :

Manfaat dari Inovasi SAMPO-MAGGOT adalah:

  1. Kolaborasi Stakeholder
  2.  Mengurangi Volume Sampah
  3. Peningkatan Efesiensi dan Efektivitas
  4.  Nilai Ekonomi
  5. Edukasi dan Kesadaran Masyarakat
  6. Produktivitas Pakan Alternatif
  7.  Estetika Lingkungan
Hasil Inovasi :

Pemerintah Kota Gunungsitoli telah menginisiasi kerjasama antara Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perikanan dalam mendukung program kerja untuk pengelolaan sampah dan pengelolaan sumber daya perikanan. Dinas Lingkungan Hidup bertanggung jawab atas pengelolaan dan pemisahan sampah organik dan anorganik. Sampah organik yang telah dipisahkan kemudian diberikan kepada tim peneliti, terdiri dari mahasiswa dan dosen Program Studi Sumber Daya Akuatik Universitas Nias, untuk diolah menjadi media fermentasi Maggot. Proses inovasi dimulai dengan pemilihan dan pengumpulan sampah organik yang akan diolah. Proses fermentasi ini memanfaatkan larva Black Soldier Fly (BSF) dalam proses degradasi sampah organik selama 2-3 minggu dalam waktu singkat, larva maggot BSF mampu mengurai sampah organik menjadi bahan yang lebih sederhana dan kaya nutrisi. Setelah mencapai tahap matang, maggot BSF dapat dipanen dan diolah lebih lanjut menjadi pakan budidaya ikan yang berkualitas dan menghasilkan maggot dewasa yang menjadi inti dari inovasi "SAMPOMAGGOT".

Waktu Uji Coba : 2024-06-01
Waktu Implementasi : 2024-06-01
Rancang Bangun Inovasi :
  1. Kerjasama lintas sektor: Inisiasi kerjasama antara Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perikanan menunjukkan adanya perubahan dalam pendekatan penyelesaian masalah lingkungan. Kerjasama lintas sektor seperti ini memungkinkan untuk pendekatan yang lebih holistik dalam pengelolaan sampah dan sumber daya perikanan.
  2. Pengelolaan Sampah: Terdapat perubahan dalam pengelolaan sampah, di mana sampah organik dan anorganik dipisahkan dan dikelola secara terpisah. Hal ini menunjukkan adanya kesadaran akan pentingnya daur ulang dan pengelolaan sampah secara efektif.
  3. Keterlibatan Perguruan Tinggi: Keterlibatan mahasiswa dan dosen dari Program Studi Sumber Daya Akuatik Universitas Nias dalam pengolahan sampah organik menjadi media fermentasi Maggot menunjukkan adanya kerjasama antara pemerintah dengan akademisi untuk mengembangkan solusi inovatif.
  4. Inovasi dalam Pengolahan Sampah: Proses fermentasi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) untuk mengurai sampah organik menjadi bahan yang lebih sederhana dan kaya nutrisi merupakan inovasi yang signifikan dalam pengelolaan sampah. Hal ini menunjukkan perubahan dalam pendekatan tradisional dalam pengelolaan sampah menuju pendekatan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
  5. Pemanfaatan Hasil Fermentasi: Hasil fermentasi Maggot BSF digunakan sebagai pakan budidaya ikan berkualitas. Ini menunjukkan adanya perubahan dalam pemanfaatan sumber daya alam yang lebih efisien dan berkelanjutan.
  6. Inovasi "SAMPO-MAGGOT": Pengembangan inovasi "SAMPO-MAGGOT" merupakan langkah maju dalam mengintegrasikan pengelolaan sampah dan sumber daya perikanan. Ini menunjukkan perubahan dalam paradigma pengelolaan lingkungan yang lebih holistik dan berkelanjutan.