Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

MELA GAPTEK

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

Sebagai Wadah Kegiatan untuk mewujudkan Aparatur Melek Teknologi di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo.

Sasaran yang ingin dicapai: Mewujudkan Sumber Daya Aparatur yang Berdaya Saing di Kecamatan Tiganderket, sebagai salah satu tujuan Pemerintah yakni Mewujudkan Sumber Daya Aparatur yang Berdaya Saing.

Manfaat Inovasi :

Adanya inovasi Mela Gaptek ini dapat dirasakan manfaatnya bagi Masyarakat, dalam hal ini secara langsung manfaat dapat dirasakan oleh aparatur desa/kecamatan sendiri, secara tidak langsung Pemerintah Desa dan Kecamatan juga turut merasakan manfaat dari Inovasi Mela Gaptek ini, dimana dengan meningkatnya skill aparatur desa dan kecamatan maka capaian kinerja yang sudah ditargetkan dapat diwujudkan Bersama-sama.

       Inovasi Mela Gaptek ini juga turut membantu Pemerintah Pusat Mewujudkan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia sehingga dihasilkan Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing.

       Jika dipandang dari segi efisiensi, maka Keberadaan Inovasi ini turut membantu aparatur menghemat biaya kursus atau bimbingan, dikarenakan melalui inovasi Mela Gaptek ini semua aparatur menerima kursus dan pelatihan gratis. Manfaat jangka Panjang yang bisa diperoleh melalui Inovasi ini adalah Masyarakat akan terbantu mengurus Berkas Administrasi Kependudukannya secara online dengan adanya aparatur desa yang melek teknologi, dan ini akan mengefisienkan waktu, uang, dan tenaga dari Masyarakat untuk mengurus berkas kependudukan tersebut ke kabupaten.

Inovasi Mela Gaptek ini sebenarnya turut menyumbangkan dampak positif dalam pelayanan publik, karena ke depan aparatur akan mampu melayani pengurusan dokumen kependudukan Masyarakat secara online.

Hasil Inovasi :

Sesudah Pelaksanaan Inovasi Mela Gaptek

  1.  Aparatur Kecamatan sudah 20 orang yang mampu mengoperasikan computer/laptop;
  2. Bertambah jumlah aparatur setiap desa yang mampu mengoperasikan computer/laptop;
  3. Hampir seluruh aparatur sudah mampu berkomunikasi melalui WA dan WA Group;
  4. Semua Pemerintah Desa sudah memiliki Sosial Media Facebook sebagai wadah untuk Penyebarluasaan Informasi Publik;
  5. Berangsur-angsur semua laporan/berkas diselesaikan oleh tepat waktu oleh Pemdes;
  6. Semua aparatur Kecamatan sudah mampu menggunakan Aplikasi Absensi Kepegawaian dan TPP, sehingga mereka tidak perlu lagi membayar orang lain untuk mengentri laporan harian mereka ke aplikasi;
  7. Saat ini hampir seluruh aparatur sudah memiliki Sosial Media Facebook
Waktu Uji Coba : 2022-02-09
Waktu Implementasi : 2022-02-16
Rancang Bangun Inovasi :

Pokok-pokok perubahan yang dirasakan dengan adanya Pelaksanaan Inovasi Mela Gaptek ini dapat digambarkan sebagai berikut :

A. Sebelum Ada Inovasi Mela Gaptek

  1.  Aparatur Kecamatan hanya 7 orang yang mampu mengoperasikan computer/laptop;
  2. Aparatur Desa hanya 1 orang/perdesa yang mampu mengoperasikan computer/laptop, bahkan ada desa yang aparaturnya sama sekali tidak mampu mengoperasikan computer/laptop;
  3. Banyak aparatur yang belum paham bersosial media, sehinga tidak mampu berkomunikasi melalui WA dan WA Group;
  4. Pemdes belum memiliki Sosial Media Facebook sebagai wadah untuk Penyebarluasaan Informasi Publik;
  5. Banyak berkas/laporan yang terlambat diselesaikan oleh Pemdes;
  6. Aparatur Kecamatan banyak yang tidak mampu menggunakan aplikasi Absensi Kepegawaian dan TPP, sehingga membayar orang lain untuk mengentri laporan harian mereka ke aplikasi;
  7. Banyak aparatur yang belum memiliki Sosial Media Facebook;
  8. Banyak informasi yang telat sampai ke aparatur dikarenakan masih menggunakan HP yang bukan android, karena mereka tidak mampu mengoperasikan HP Android.

B. Sesudah Pelaksanaan Inovasi Mela Gaptek

  1.  Aparatur Kecamatan sudah 20 orang yang mampu mengoperasikan computer/laptop;
  2. Bertambah jumlah aparatur setiap desa yang mampu mengoperasikan computer/laptop;
  3. Hampir seluruh aparatur sudah mampu berkomunikasi melalui WA dan WA Group;
  4. Semua Pemerintah Desa sudah memiliki Sosial Media Facebook sebagai wadah untuk Penyebarluasaan Informasi Publik;
  5. Berangsur-angsur semua laporan/berkas diselesaikan oleh tepat waktu oleh Pemdes;
  6. Semua aparatur Kecamatan sudah mampu menggunakan Aplikasi Absensi Kepegawaian dan TPP, sehingga mereka tidak perlu lagi membayar orang lain untuk mengentri laporan harian mereka ke aplikasi;
  7. Saat ini hampir seluruh aparatur sudah memiliki Sosial Media Facebook