Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

GEMERISIK (GENCAR MENCARI ORANG DENGAN RESIKO KENCING MANIS)

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Pelayanan Publik
Tujuan Inovasi :

1. Menjaring/skrining penderita kencing manis yang belum terdata

2. Mengendalikan penyakit kencing manis yang diderita oleh seluruh penderita kencing manis di wilayah kerja Puskesmas Tigabinanga

Manfaat Inovasi :

1. meningkatkan kualitas hidup penderita kencing manis

2. meningkatkan usia harapan hidup bagi penderita kencing manis

3. mendapatkan pelayanan pemeriksaan untuk deteksi penyakit kencing manis secara awal sehingga orang yang tidak tahu menjadi tahu apakah dia menderita penyakit kencing manis atau tidak.

4. Penyakit kencing manis yang diderita oleh sasaran menjadi terkendali

Hasil Inovasi :

1. Seluruh penderita kencing manis yang belum terdata menjadi terdata.

2. Pengendalian penyakit kencing manis yang terjaring sudah terkendali secara menyeluruh

Waktu Uji Coba : 2022-08-25
Waktu Implementasi : 2022-09-16
Rancang Bangun Inovasi :

Penyakit Diabetes Melitus adalah penyakit kronis atau yang berlangsung jangka panjang. Diabetes dapat terjadi ketika tubuh pengidapnya tidak lagi mampu mengambil gula ke dalam sel dan menggunakannya sebagai energi. Kondisi ini pada akhirnya menghasilkan penumpukan gula ekstra dalam aliran darah tubuh. Penyakit Diabetes Melitus ini juga sering disebut dengan penyakit gula atau kencing manis yang merupakan masalah epidemi global yang menjadi ancaman serius kesehatan global. Di Indonesia penyakit kencing manis merupakan salah satu penyakit tidak menular yang termasuk kedalam program prioritas nasional. Dalam faktanya Penyakit kencing manis ini tidak dapat disembuhkan tetapi bisa dikontrol dengan baik apabila penanganan dini segera dilakukan setelah mendapatkan gejala awal penyakit kencing manis. Pencegahan dan pengendalian penyakit kencing manis jelas membutuhkan perhatian semua orang dan juga kebijakan nasional dengan pendekatan revolusioner. Banyak ditemukan masyarakat yang tidak sadar bahwa dia sedang menderita penyakit kencing manis dikarenakan mereka tidak peduli atau tidak paham mengenai gejala-gejala yang timbul saat terserang penyakit kencing manis. Di Puskesmas Tigabinanga sebelumnya sudah ada upaya pengendalian penyakit kencing manis yang hanya berfokus pada usia Lansia saja padahal banyak juga penderita kencing manis pada usia produktif dikarenakan penyakit kencing manis ini tidak hanya diderita oleh orang dewasa atau lansia namun juga bisa diderita oleh orang muda pada usia 35 sampai dengan 59 tahun. Untuk itu Puskesmas Tigabinanga menghadirkan Inovasi GEMERISIK (Gencar Mencari Orang Dengan Risiko Kencing Manis). Sebelum adanya inovasi ini yang dilakukan pemeriksaan gula darah hanya pada lansia dan orang-orang yang sudah didiagnosa penyakit kencing manis namun setelah adanya Inovasi GEMERISIK yang diperiksa adalah orang yang dalam kondisi sehat dan tergolong dalam usia produktif sehingga kita dapat mengendalikan jika orang yang diperiksa memiliki resiko terkena Kencing Manis. Oleh karena itu  Inovasi  GEMERISIK ini bertujuan untuk menjaring/skrining orang orang pada usia 35 sampai dengan 59 Tahun yang kemungkinan berisiko sedang menderita penyakit kencing manis. Pada Tahun 2021 data penderita penyakit kencing manis yang tersaring di Puskesmas Tigabinanga tercatat sebanyak 307 orang dikhawatirkan data yang tidak tercatat lebih banyak dibandingkan dengan data yang tercatat. oleh sebab itu inovasi GEMERISIK (Gencar Mencari Orang Dengan Risiko Kencing Manis) dibuat agar dapat menjaring data yang tidak tercatat sehingga penyakit kencing manis di wilayah kerja puskesmas tigabinanga dapat terkendali secara menyeluruh. Dan setelah didapat data orang-orang yang beresiko terkena kencing manis akan dilakukan edukasi kepada orang tersebut dan diarahkan untuk melakukan pengobatan sehingga penyakit kencing manis dapat terkendali.

Dalam terlaksananya dengan baik Inovasi ini puskesmas Tigabinanga juga bekerjasama dengan seluruh kepala Desa, Bidan desa dan Institusi di wilayah kerja Puskesmas Tigabinanga untuk dilakukan pengecekan gula darah terhadap masyarakat baik di desa maupun di Institusi