Data Inovasi

Innovation is a process by which a domain, a product, or a service is renewed and brought up to date by applying new processes, introducing new techniques, or establishing successful ideas to create new value. The creation of value is a defining characteristic of innovation.

Riset

Tahapan Inovasi : Penerapan
Digital : Non Digital
Inisiator Inovasi : OPD
Bentuk Inovasi : Inovasi Daerah lainnya sesuai Urusan Pemerintah
Tujuan Inovasi :

Adapun tujuan dari inovasi ini adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah dalam pembelajaran Biologi pada materi pelestarian Lingkungan. Sedangkan sasaran yang ditujukan adalah siswa kelas X
 

Manfaat Inovasi :

Untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelesaikan masaladah dalam pembelajaran Biologi pada meteri pelestarian Lingkungan. Sedangkan sasaran yang ditujukan adalah siswa kelas X.
 

Hasil Inovasi :

Dapat membuat siswa semakin meningkatnya penyelesaian masalah.

Waktu Uji Coba : 2023-06-04
Waktu Implementasi : 2024-06-03
Rancang Bangun Inovasi :

Pembelajaran Biologi memegang peranan krusial dalam pembentukan pemahaman yang mendalam tentang alam dan proses yang terjadi dalam  kehidupan, serta dalam mengembangkan keterampilan ilmiah yang esensial bagi kemajuan sains dan teknologi. Melalui pendekatan yang sesuai dan metode pembelajaran yang beragam, pengajaran Biologi bertujuan untuk memfasilitasi partisipasi aktif siswa, memperkuat pemahaman konseptual, dan memupuk keterampilan proses yang kritis bagi perkembangan manusia yang komprehensif dan berkualitas.

Top of Form

 Namun kondisi yang terjadi di lapangan pada mata pelajaran Biologi ditemukan beberapa permasalahan yang terjadi seperti guru menguasai suatu materi pembelajaran dengan baik tetapi tidak dapat melaksanakan suatu kegiatan pembelajaran dengan baik, hal ini disebabkan minimnya pengetahuan   guru akan model- model pembelajaranyang sesuai untuk mengajarkan materi tertentu,  untuk sebagian siswa cenderung kurang aktif dalam pembelajaran, siswa jarang mengajukan pertanyaan serta memberikan respon dalam proses pembelajaran berlangsung sehingga menyebabkan kurangnya minat belajar.

Dari masalah tersebut di atas diharapkan peranan guru yang dapat merangsang kemampuan siswa dalam proses pembelajaran, dalam hal ini guru membuat inovasi pembelajaran dengan Model Problem-Based Learning (PBL) dalam Konteks Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Keterampilan Penyelesaian Masalah.

Setiap siswa memiliki keunikan dalam karakteristiknya, sesuai dengan prinsip-prinsip teori perkembangan kognitif yang menyatakan bahwa gaya belajar mereka bervariasi seiring dengan tingkat perkembangan kognitif mereka. Keheterogenan di antara siswa dalam kelas telah menjadi fakta yang tak terhindarkan; mereka menunjukkan perbedaan dalam hal aspek emosional, kecerdasan, interaksi sosial, pencapaian akademis, dukungan dari orang tua, serta berbagai kemampuan lainnya.

Pembelajaran berdiferensiasi mengacu pada adaptasi instruksional yang dilakukan guru untuk memenuhi kebutuhan unik setiap siswa, termasuk gaya belajar, minat, dan tingkat pemahaman. Inti dari pendekatan ini adalah memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan pengalaman pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan dan tingkat pengetahuannya, dengan guru menggunakan berbagai metode pengajaran yang relevan.

Konsep pembelajaran berdiferensiasi mencakup tiga jenis utama, yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Maka dengan adanya hal ini diharapkan siswa aktif.